Skotlandia Andalkan Kecepatan Ben Gannon-Doak untuk Bungkam Brasil di Piala Dunia 2026

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 08:16:31 WIB
Ben Gannon-Doak diandalkan Skotlandia untuk menambah kecepatan lini sayap menghadapi Brasil.

SULAWESI TENGAH — Laga di Miami ini menjadi penentu nasib Skotlandia di turnamen. Dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan—menang 1-0 atas Haiti dan kalah tipis 0-1 dari Maroko—hasil imbang sudah cukup untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Namun, Charlie Adam menekankan bahwa Skotlandia tidak boleh kembali kebobolan di menit-menit awal, seperti yang terjadi saat melawan Maroko.

Kecepatan Gannon-Doak Jadi Senjata Rahasia

"Kami tidak bisa kebobolan lagi setelah 70 detik," ujar Adam kepada Freebets.com. Menurutnya, Skotlandia harus lebih solid secara organisasi di awal laga, tetapi tetap harus menjadi ancaman di lini depan. Di sinilah peran Gannon-Doak dinilai krusial.

"Dia memberi kami kecepatan listrik di area sayap, membawa bola ke depan, dan menjadi ancaman di belakang pertahanan," jelas Adam. Ia menambahkan bahwa manajemen tim sengaja menjaga kebugaran Gannon-Doak dengan tidak memainkannya penuh melawan Maroko, demi performa puncak saat menghadapi Brasil.

Duet Shankland dan Adams di Lini Depan

Adam juga memprediksi Lawrence Shankland akan menjadi starter untuk memberikan soliditas dalam menghubungkan permainan. Sementara itu, Che Adams diharapkan bisa memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Brasil dengan lari-lari cepatnya.

"Jika Shankland turun ke belakang dan kami punya pelari seperti Findlay Curtis, John McGinn, atau Scott McTominay, kami bisa sukses," kata Adam. Ia menekankan Skotlandia harus berani menjadi ancaman saat menguasai bola, bukan sekadar bertahan.

Waspadai Kekuatan Brasil yang Belum Maksimal

Di sisi lain, Brasil memuncaki grup dengan empat poin. Adam mengingatkan bahwa lini tengah Brasil yang diisi Casemiro, Bruno Guimarães, dan Lucas Paquetá sangat solid. Di depan, nama-nama seperti Vinicius Júnior, Matheus Cunha, Gabriel Martinelli, dan Endrick bisa menghukum kapan saja.

"Mereka mungkin belum sehebat yang diperkirakan, tetapi untuk negara-negara besar, fase grup adalah soal lolos. Saya yakin Brasil akan semakin baik seiring turnamen berjalan," ujar Adam. Ia mencontohkan bagaimana Maroko berhasil memberi dampak pada Brasil, dan Skotlandia harus melakukan hal serupa.

Tartan Army, Suporter Terbaik di Dunia

Di luar lapangan, Adam memuji perilaku para pendukung Skotlandia yang dikenal sebagai Tartan Army. "Kami punya suporter terbaik di dunia. Mereka datang, berpesta, minum, dan bersenang-senang, tetapi tetap menghormati negara yang dikunjungi," katanya. Ia menyebut aksi sosial para suporter yang menyumbang ke panti asuhan dan gereja lokal menjadi kebanggaan tersendiri.

Pertandingan nanti diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat ini adalah ulangan laga pembuka Piala Dunia 1998 yang dimenangkan Brasil 2-1. Namun, dengan kecepatan Gannon-Doak dan dukungan penuh Tartan Army, Skotlandia optimistis bisa mencuri poin.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top