PALU — Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah resmi menetapkan Edric Heaven Serny dan Zunia Umi Nur Rohmah sebagai Duta Bahasa Provinsi Sulteng 2026. Penetapan ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi dan pembinaan yang telah berlangsung selama beberapa waktu.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, pasangan Edric dan Zunia meraih posisi tertinggi. Posisi kedua ditempati oleh pasangan Andi Moh Ridho Pettalolo dan Asrida Adetry, sementara posisi ketiga diraih Rizky Anugrah Mandua dan Dwi Amanda Nabila.
Panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus. Kategori Favorit diraih Muhammad Mustamin dan Zusyan Nurul Islami. Nur Anisa Putri mendapatkan penghargaan Nilai UKBI Tertinggi. Stevano Laheping dinobatkan sebagai Duta Persahabatan. Sukma Hary Pardana meraih penghargaan Presentasi Terbaik, dan Rizki Zahra Syamsiyyah mendapatkan penghargaan Bakat Terbaik.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifuddin, dalam sambutannya menegaskan peran penting para duta. Ia menyebut bahwa Duta Bahasa merupakan mitra strategis Balai Bahasa. Tugas utama mereka adalah mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di tengah masyarakat.
Selain itu, para duta juga diharapkan mendukung berbagai program kebahasaan dan kesastraan yang dijalankan di daerah. Keberadaan mereka menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengembangan bahasa.
Para finalis yang berhasil melaju ke malam puncak telah melalui serangkaian tahapan. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, hingga presentasi di hadapan dewan juri. Proses ini dirancang untuk menjaring kandidat yang tidak hanya fasih berbahasa, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kemampuan komunikasi yang mumpuni.
Kemenangan Edric dan Zunia menandai dimulainya masa tugas mereka sebagai Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah. Mereka akan menjalankan serangkaian program dan kegiatan yang telah dirancang oleh Balai Bahasa untuk satu tahun ke depan.