MIND ID Ubah Sampah Jadi Pupuk dan Kerajinan Tangan di Invirotech 2026, Ini yang Ditawarkan

Penulis: Andi Pratama  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 14:26:01 WIB
MIND ID memamerkan teknologi pengolahan sampah menjadi pupuk dan kerajinan tangan di Invirotech 2026.

SULAWESI TENGAH — Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dalam penerapan teknologi bersih. Ia menekankan bahwa inovasi harus mampu menjawab persoalan lingkungan sekaligus membantu industri memenuhi kewajibannya.

“Dunia usaha memiliki peran penting dalam menerapkan teknologi bersih, meningkatkan kepatuhan lingkungan, dan mempercepat ekonomi sirkular,” ujar Jumhur saat membuka Invirotech 2026 di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Mengubah Sampah Jadi Pupuk dan Kerajinan

Di booth MIND ID, pengunjung tak hanya melihat pajangan. Mereka bisa menyetorkan sampah plastik dan organik yang langsung diolah di tempat. Sampah organik diproses menggunakan maggot, menghasilkan pupuk yang kemudian dibagikan gratis kepada pengunjung sebagai ajakan memulihkan alam.

Sementara itu, sampah plastik dihancurkan dengan mesin plastic crusher dan plastic press. Hasil olahan itu kemudian dicetak menjadi produk kerajinan tangan menggunakan teknologi 3D printer. Inovasi ini menunjukkan bahwa limbah anorganik bisa menjadi bahan baku bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Simbol Awan Mendung ke Awan Cerah

Bagian atas booth MIND ID sengaja dihias instalasi bertema “awan mendung dan awan cerah”. Instalasi itu menjadi simbol komitmen perusahaan dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Bagi MIND ID, pengelolaan limbah adalah bagian penting dari transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih ramah lingkungan.

“Membangun Indonesia bukan berarti mengabaikan lingkungan. Memelihara lingkungan juga bukan berarti melupakan pembangunan. Jangan mempertentangkan pembangunan dengan lingkungan,” tegas Menteri Jumhur.

Mengapa Ini Penting

MIND ID meyakini bahwa pertambangan tidak hanya tentang menghasilkan mineral, tetapi juga memastikan setiap prosesnya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui partisipasi di Invirotech 2026, holding BUMN ini berharap publik semakin mendukung penguatan praktik pengelolaan lingkungan berbasis inovasi dan teknologi.

Dengan pendekatan ekonomi sirkular, limbah yang tadinya menjadi beban justru bisa menjadi sumber daya baru. Inilah yang coba ditunjukkan MIND ID bersama anggota grupnya di ajang yang mempertemukan teknologi dengan persoalan lapangan itu.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top