Modder Matikan Lampu Indikator Kacamata Ray-Ban Meta, Ubah Perangkat Jadi Kamera Tersembunyi Sempurna

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 16:50:01 WIB
Modder berhasil menonaktifkan lampu indikator Ray-Ban Meta untuk merekam tanpa diketahui.

Lampu LED putih pada Ray-Ban Meta Glasses dirancang sebagai fitur keamanan dasar — ia menyala otomatis saat pengguna merekam video atau mengambil foto, memberi tahu orang di sekitar bahwa mereka sedang diabadikan. Namun, celah teknis pada perangkat keras membuka peluang bagi modder untuk mematikan lampu tersebut secara permanen melalui akses ke firmware kacamata.

Rekayasa Balik yang Mengubah Fungsi Keamanan Menjadi Ancaman

Para peretas tidak perlu membongkar perangkat secara fisik. Mereka cukup memanfaatkan alat debugging dan koneksi USB-C untuk menulis ulang parameter kontrol LED di dalam sistem operasi kacamata. Proses ini, yang dikenal sebagai jailbreaking, menonaktifkan indikasi visual tanpa mengganggu fungsi kamera.

Hasilnya? Kacamata yang tampak biasa dari luar, tapi mampu merekam video 1080p diam-diam. Dalam pengujian yang beredar di forum-forum teknologi, subjek yang direkam tidak menyadari sama sekali bahwa mereka sedang menjadi objek — karena tidak ada cahaya berkedip, tidak ada suara mekanis, dan tidak ada gerakan mencurigakan.

Kerentanan Bukan pada Software, Melainkan pada Kepercayaan Publik

Yang membuat situasi ini lebih rumit: Meta tidak bisa menambal celah ini dengan pembaruan perangkat lunak biasa. Lampu indikator dikendalikan oleh firmware tingkat rendah yang bisa ditimpa secara langsung. Begitu kacamata sudah di tangan pengguna, akses fisik ke port USB-C memberi kendali penuh atas komponen perangkat keras.

Seorang pengembang keamanan yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada 404 Media bahwa "tidak ada perlindungan bootloader yang memadai" pada perangkat tersebut. Artinya, siapa pun dengan sedikit pengetahuan teknis dan kabel yang tepat bisa mengubah Ray-Ban Meta menjadi spy cam dalam hitungan menit.

Dampak untuk Pengguna di Indonesia: Dari Cafe Hingga Ruang Rapat

Di Indonesia, di mana pengawasan dan rekaman diam-diam sudah menjadi isu sensitif — mulai dari kasus penyadapan hingga penyebaran video pribadi tanpa izin — kemudahan mematikan lampu indikator ini membuka celah penyalahgunaan yang serius. Bayangkan seseorang merekam percakapan di coworking space, rapat bisnis, atau bahkan di ruang ganti pakaian tanpa sepengetahuan pihak lain.

Kacamata pintar Ray-Ban Meta sendiri belum resmi dijual di Indonesia melalui jalur distribusi Meta, tapi perangkat ini mudah didapatkan melalui platform e-commerce lintas negara. Tidak ada regulasi spesifik dari Kominfo yang mengatur batasan teknis perangkat wearable dengan kamera tersembunyi — celah regulasi yang bisa menjadi bom waktu.

Apa yang Bisa Dilakukan? Hampir Tidak Ada, untuk Saat Ini

Meta, melalui juru bicaranya, menyatakan bahwa perusahaan "sedang mengevaluasi langkah-langkah tambahan untuk melindungi integritas indikator privasi." Tapi pernyataan itu tidak disertai dengan jadwal atau detail teknis tentang bagaimana mereka berencana mengatasi modifikasi firmware.

Satu-satunya cara untuk benar-benar memastikan kacamata tidak merekam adalah dengan menutup lensa kamera secara fisik — sebuah langkah yang tidak praktis di dunia nyata. Sampai Meta merancang ulang arsitektur keamanan perangkat kerasnya, lampu indikator hanyalah ilusi privasi yang bisa dipadamkan kapan saja.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top