PALU — Polda Sulawesi Tengah telah merampungkan tahap awal seleksi penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2025. Dari total ribuan pendaftar yang mengikuti seleksi, hanya 88 orang yang berhasil melaju ke tahap Rikkes II.
Proses seleksi yang digelar di Mapolda Sulteng ini menyaring peserta dari berbagai jalur, termasuk Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), dan Bintara Polri. Hasilnya, ratusan calon dinyatakan tidak memenuhi syarat dan harus mengakhiri langkah di tahap awal.
Polda Sulteng menyebutkan bahwa dari 8 peserta Akpol yang dinyatakan lolos ke Rikkes II, mereka akan menjalani serangkaian tes kesehatan lanjutan. Tahap ini menjadi salah satu gerbang krusial sebelum peserta dinyatakan lulus sebagai calon taruna.
Untuk jalur Bintara Polri, sebanyak 80 peserta berhasil lolos ke tahap Rikkes II. Sementara itu, dari jalur SIPSS, tidak ada peserta yang dinyatakan lolos pada seleksi kali ini. Seluruh peserta yang lolos akan mengikuti pemeriksaan kesehatan yang lebih mendetail di rumah sakit mitra Polri.
Kepala Bidang Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto menyatakan bahwa seleksi dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Kami pastikan tidak ada titipan atau intervensi. Semua murni berdasarkan hasil tes,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Peserta yang lolos Rikkes I dijadwalkan mengikuti Rikkes II dalam waktu dekat. Polda Sulteng mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Mereka juga diminta menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan untuk verifikasi akhir.
Bagi peserta yang gugur, Polda Sulteng membuka kesempatan untuk mengikuti seleksi pada tahun depan. “Kami harap mereka tidak putus asa dan terus mempersiapkan diri,” tambah Kombes Didik.