BRI Salurkan 12 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H untuk Warga Binaan Lapas Palu, Peternak Lokal Ikut Untung

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:07 WIB
ekor sapi kurban dari BRI disalurkan ke Lapas Kelas IIA Palu menjelang Idul Adha 1447 H.

PALU — Sebanyak 12 ekor sapi kurban dari BRI disalurkan ke Lapas Kelas IIA Palu untuk memperingati Idul Adha 1447 H. Hewan ternak tersebut merupakan hasil kemitraan dengan peternak lokal binaan perusahaan di Sulawesi Tengah.

Dampak Ekonomi bagi Peternak Binaan

Kepala BRI Cabang Palu menyebutkan bahwa seluruh sapi kurban dibeli langsung dari peternak yang tergabung dalam program pembinaan UMKM. “Kami sengaja memilih sapi dari peternak lokal binaan agar mereka juga merasakan dampak ekonomi dari momen Idul Adha,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/6).

Program ini merupakan bagian dari rantai pasok tertutup. Peternak binaan mendapat kepastian pembelian, sementara kebutuhan hewan kurban di lembaga pemasyarakatan terpenuhi.

Berapa Banyak Hewan yang Disalurkan?

Total ada 12 ekor sapi yang dikirim ke Lapas Palu. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 8 ekor. Peningkatan volume pembelian menunjukkan pertumbuhan kapasitas peternak binaan BRI di daerah tersebut.

Distribusi dilakukan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Panitia internal Lapas kemudian memotong dan mendistribusikan daging kepada warga binaan.

Apakah Warga Binaan Mendapatkan Daging Kurban?

Daging kurban dari 12 ekor sapi itu dibagikan secara merata kepada seluruh warga binaan Lapas Palu. Pihak lapas memastikan proses distribusi berjalan sesuai syariat dan protokol kesehatan.

Kegiatan ini juga menjadi momen edukasi bagi warga binaan tentang pentingnya berbagi dan kemandirian ekonomi. BRI berencana melanjutkan program serupa pada tahun-tahun mendatang dengan kuota yang lebih besar.

Apa Keuntungan bagi Peternak Lokal?

Peternak binaan BRI di Sulawesi Tengah mendapatkan kepastian pasar setiap musim kurban. Selain penjualan sapi, mereka juga mendapat pendampingan teknis dan akses permodalan dari perusahaan.

“Kami tidak hanya menjual sapi, tapi juga belajar beternak yang baik. Hasilnya, kualitas sapi kami diakui,” kata salah satu peternak binaan. Model kemitraan ini diharapkan bisa direplikasi di daerah lain.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top