Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk rutin menggelar aksi donor darah guna menjamin ketersediaan stok darah bagi warga. Imbauan ini disampaikan menyusul aksi sosial PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berhasil mengumpulkan ratusan kantong darah dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
MOROWALI — Ketua PMI Kabupaten Morowali, Yopi Sabara, mengajak pemerintah daerah memasifkan kegiatan donor darah di lingkungan fasilitas kesehatan dan dinas terkait. Menurutnya, kebutuhan darah masyarakat hampir setiap saat ada, namun persediaan di bank darah masih kerap terbatas.
"Kami berharap pemerintah dapat mengadakan agenda serupa (donor darah) secara mandiri guna memenuhi permintaan darah," kata Yopi yang juga anggota DPRD Kabupaten Morowali, Sabtu.
Dukungan CSR Perusahaan untuk Stok Darah
Yopi menyambut baik konsistensi PT IMIP yang selama tiga tahun terakhir rutin menggelar donor darah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pada kegiatan kali ini, perusahaan berhasil mengumpulkan 400 kantong darah dari para pendonor.
Head of CSR Department PT IMIP, R. Tommy Hadi Prayogo, menyatakan program ini merupakan wujud penguatan ekosistem kesehatan masyarakat. Perusahaan juga disebut telah membangun dan merevitalisasi sejumlah fasilitas layanan kesehatan di daerah itu.
"Kita berharap dapat meneladani langkah pejuang kemerdekaan dengan aksi donor darah sehingga IMIP terus membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan transfusi darah," ujar Tommy.
Target 480 Kantong Darah untuk Kecamatan Bahodopi
Health Program Officer CSR Department PT IMIP, Christina S, menambahkan perusahaan menargetkan 480 kantong darah dapat terkumpul. Target ini untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Morowali, khususnya di Kecamatan Bahodopi.
Pada hari pertama pelaksanaan, lebih dari 300 kantong darah berhasil dikumpulkan. Christina menyebut antusiasme masyarakat tinggi, terlihat dari banyaknya calon pendonor yang datang dan mendaftar secara mandiri.
"Kegiatan ini rutin kita lakukan untuk membantu PMI Kabupaten Morowali agar stok darah di daerah dapat terjaga," tambahnya.