SULAWESI TENGAH — Lima tahun setelah debutnya, Windows 11 bukan lagi sistem operasi yang sama dengan versi perdananya. Microsoft perlahan membangun ulang banyak aspek yang sempat dikritik. Taskbar yang kehilangan fungsi drag-and-drop kini berfungsi lagi. File Explorer yang dulu polos kini punya tab. Namun, transformasi ini diiringi dorongan lebih kuat ke ekosistem akun Microsoft dan layanan cloud—sesuatu yang membuat sebagian pengguna merasa kehilangan kendali.
Start Menu dan Taskbar: Fitur yang Hilang Kini Kembali
Peluncuran awal Windows 11 menghadirkan Start Menu tanpa Live Tiles dan Taskbar yang tampak modern tapi terbatas. Pengguna tidak bisa memindahkan posisi Taskbar. Opsi "never combine" untuk label aplikasi juga ikut hilang. Menu Start tidak bisa diubah ukurannya, dan rekomendasi aplikasi sulit disembunyikan.
Di 2026, situasinya berbalik. Microsoft menambahkan opsi ukuran menu Start—Small, Large, dan Automatic—serta kontrol personalisasi yang lebih banyak. Taskbar kini mendukung kembali drag-and-drop, label aplikasi, dan bisa dipindahkan ke atas, kiri, atau kanan layar. Desain dasarnya memang sama, tapi keduanya kini jauh lebih fungsional untuk penggunaan harian.
File Explorer: Dari Tampilan Baru Menuju Produktivitas Nyata
File Explorer versi 2021 hanya mendapat ubahan kosmetik: command bar baru dan ikon segar. Fitur penting seperti tab masih absen. Menu klik kanan yang baru justru bikin pekerjaan lebih bertele-tele karena banyak opsi disembunyikan.
Sekarang, File Explorer punya tab, galeri foto (Gallery), thumbnail lebih baik, dan integrasi cloud yang lebih rapi. Performa membuka folder dan mencari file terasa jauh lebih responsif. Klik tengah mouse bahkan bisa membuka folder di tab baru—peningkatan kecil yang berdampak besar bagi produktivitas.
Performa dan Pengaturan: Lebih Cepat dan Konsisten
Keluhan terbesar di 2021 adalah animasi yang lambat dan File Explorer yang terasa berat. Kini, lewat inisiatif Windows K2, Microsoft fokus mengurangi jeda di berbagai interaksi kecil. Animasi lebih halus, manajemen memori lebih efisien, dan sistem terasa lebih ringan tanpa perlu upgrade hardware.
Aplikasi Settings juga makin matang. Memang masih ada beberapa bagian yang mengarahkan ke Control Panel lawas. Namun, sebagian besar pengaturan harian—tampilan, Bluetooth, daya—kini bisa diakses langsung di Settings. Pencarian pengaturan juga lebih pintar dengan dukungan AI untuk menemukan opsi tertentu di perangkat yang kompatibel.
AI dan Copilot: Babak Baru yang Paling Kontroversial
Perbedaan paling mencolok antara Windows 11 2021 dan 2026 adalah kehadiran AI. Versi awal sama sekali tidak punya asisten AI terintegrasi. Kini, Copilot menjadi bagian dari sistem, terutama di perangkat Copilot+ PC dengan NPU khusus. Fitur seperti Recall, Click to Do, dan pencarian berbasis bahasa alami mulai mengubah cara pengguna berinteraksi dengan komputer.
Namun, integrasi ini memicu perdebatan privasi. Fitur seperti Recall yang merekam aktivitas pengguna dianggap mengganggu oleh sebagian orang. Dorongan untuk memakai akun Microsoft dan layanan cloud juga makin kuat. Bahkan proses setup awal di 2026 membuat pembuatan akun lokal semakin sulit bagi pengguna rumahan.
Keamanan, Aksesibilitas, dan Sisa Pekerjaan Rumah
Windows 11 2026 menawarkan keamanan lebih solid dengan Windows Hello Enhanced Sign-in Security, dukungan passkey, dan Administrator Protection. Fitur aksesibilitas seperti Voice Access dan Live Captions juga lebih natural berkat AI.
Meski begitu, Microsoft belum sepenuhnya merapikan sistem ini. Beberapa dialog lama dan Control Panel masih ada untuk konfigurasi tingkat lanjut. Promosi layanan Microsoft di Start Menu dan notifikasi akun masih sering muncul. Pembaruan sistem juga masih bisa memunculkan bug baru, meski proses pemulihannya sudah lebih baik.
Kesimpulannya, Windows 11 2026 adalah sistem operasi yang jauh lebih dewasa dibanding versi 2021. Peningkatan performa dan kembalinya fitur yang dihapus membuat pengalaman harian terasa lebih menyenangkan. Namun, arah Microsoft yang makin mengikat pengguna ke ekosistemnya sendiri tetap menjadi catatan penting—terutama bagi mereka yang menginginkan kontrol penuh atas perangkatnya.