Pencarian

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Pertamina Pulihkan 32 SPBU dan Jamin Pasokan BBM-LPG di Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 • 12:59:01 WIB
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Pertamina Pulihkan 32 SPBU dan Jamin Pasokan BBM-LPG di Flores
Petugas memantau kondisi salah satu SPBU di Flores pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT.

SULAWESI TENGAH — Berdasarkan laporan terbaru per 15 Agustus 2026, kondisi operasional SPBU di Flores masih dinamis dan terus dipantau. Dari 20 SPBU yang belum beroperasi, mayoritas terkendala pemadaman listrik dan kerusakan sarana fasilitas. Sebagian lainnya sebenarnya dalam kondisi aman, namun operator memilih menahan diri beroperasi demi faktor keselamatan.

"Sarana dan fasilitas dalam kondisi aman, namun operasional belum dapat berjalan karena operator masih mempertimbangkan faktor keselamatan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan," kata VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dikutip Minggu (16/8/2026).

Kerusakan paling parah terjadi di wilayah Manggarai. Dua SPBU di sana mengalami kerusakan sarana di area pengisian sehingga belum bisa melayani konsumen. Sebagai alternatif, masyarakat dapat mengandalkan tiga SPBU lain di Kabupaten Manggarai yang masih beroperasi, yakni di Jl. Yos Sudarso, Jl. Ruteng - Benteng Jawa, dan Jl. Raya Ruteng-Labuan Bajo Km 4.

Jalur Distribusi Longsor, Mobil Tangki Dikawal Ketat

Tantangan terbesar saat ini bukan hanya memulihkan SPBU, tetapi memastikan pasokan sampai ke lokasi. Pertamina Patra Niaga mengerahkan mobil tangki dengan pengawalan ekstra, terutama untuk melintasi jalur yang terdampak longsor. Beberapa ruas kritis yang menjadi perhatian adalah Jalan Reo–Ruteng, Jalan Trans Flores ruas Ende–Bajawa, dan Jalan Trans Marapokot.

Penanganan longsor di ruas-ruas tersebut masih berlangsung menggunakan alat berat. Kondisi jalan disebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan di lapangan, sehingga koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan stakeholder terus dilakukan.

Stok LPG Aman, Distribusi Minyak Tanah Terkendala

Untuk kebutuhan rumah tangga, lima agen LPG di Flores dilaporkan masih beroperasi dengan kondisi sarana aman. Stok pada masing-masing agen terus dipantau dan disesuaikan dengan kebutuhan penyaluran dan suplai harian.

Berbeda dengan LPG, distribusi minyak tanah menghadapi hambatan lebih berat. Sebanyak 12 agen terdampak bencana, ditambah Fuel Terminal (FT) Reo yang masih terkendala. Akses jalan menuju FT Ende melalui jalur Nagakeo–Ngada juga ikut terdampak longsor, memperlambat rantai pasok.

"Kami terus melakukan monitoring kondisi sarana dan fasilitas serta mengamankan jalur distribusi yang terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder juga terus dilakukan agar penyaluran BBM dan LPG tetap berjalan secara aman dan optimal," tutur Kitty.

Pemulihan operasional SPBU dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan. Pertamina Patra Niaga memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan energi melalui SPBU yang masih beroperasi di tengah proses normalisasi pasca gempa.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks