Pencarian

APNI Desak Kepastian Kuota RKAB Nikel 2026, Usulkan 270 Juta Ton Plus Buffer 30 Juta Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 • 13:15:01 WIB
APNI Desak Kepastian Kuota RKAB Nikel 2026, Usulkan 270 Juta Ton Plus Buffer 30 Juta Ton
APNI mendesak Kementerian ESDM segera menerbitkan kepastian kuota RKAB nikel 2026 dengan usulan 270 juta ton dan buffer 30 juta ton.

SULAWESI TENGAH — Jakarta — Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menerbitkan kepastian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Tanpa kepastian kuota, gejolak harga nikel di pasar global berpotensi terus berulang akibat spekulasi terhadap kebijakan satu perusahaan.

Sekretaris Jenderal APNI, Meidy Katrin Lengkey, menyatakan industri nikel nasional tengah berada di titik krusial. Ia menegaskan kepastian RKAB bukan sekadar soal angka produksi, melainkan instrumen penyelaras antara pasokan tambang dan kebutuhan riil pabrik pengolahan.

"Tanpa kerangka

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks