Pencarian

Lonjakan Pembangunan Data Center Picu Perlawanan Warga, Ini Strategi Menghadapinya

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 07:32:31 WIB
Lonjakan Pembangunan Data Center Picu Perlawanan Warga, Ini Strategi Menghadapinya
Warga setempat menunjukkan dokumen gugatan terkait pembangunan pusat data di Memphis, Tennessee, Amerika Serikat.

SULAWESI TENGAH — Perlawanan terhadap pembangunan pusat data bukan lagi aksi sporadis. Di Memphis, Tennessee, NAACP menggugat xAI (kini SpaceXAI) karena mengoperasikan 27 turbin gas metana secara ilegal untuk menyalakan fasilitas Colossus 2. Gugatan yang didukung Earthjustice dan Southern Environmental Law Center (SELC) itu menyebut potensi emisi nitrogen oksida (NOx) mencapai 1.700 ton per tahun—polutan pemicu kabut asap.

Dampak Nyata: Dari Kebisingan hingga Air Tercemar

Warga Manassas, Virginia, merekam dengung konstan 65 desibel dari pusat data terdekat. Padahal EPA AS merekomendasikan batas kebisingan luar ruangan 55 desibel dan dalam ruangan 45 desibel sejak 1974. Jason Haley, warga yang tinggal satu mil dari fasilitas Colossus 2, mengukur suara tembus ke rumahnya di kisaran 50 desibel pertengahan. Ia menyebutnya "seperti bentuk penyiksaan" dalam wawancara dengan CNBC.

Abre' Conner, direktur NAACP Center for Environmental and Climate Justice, mengatakan dampaknya lebih parah dari sekadar gangguan. "Terkadang suara itu melemahkan. Di beberapa tempat, waktu tidur warga terpotong setengah," ujarnya. Ia menambahkan, generator diesel cadangan dan sumber energi yang tidak bersih menjadi masalah utama kualitas udara.

Kasus pencemaran air juga muncul di Wyoming. Kontraktor proyek Meta membuang air terkontaminasi ke saluran pembuangan umum kota, memaksa negara bagian memperketat regulasi. "Warga menunjukkan kepada kami seperti apa air mereka setelah pusat data hadir—kadang kotor, sepenuhnya terkontaminasi," kata Conner.

Perlawanan Dini Menentukan Hasil

Kunci keberhasilan advokasi adalah bergerak cepat sebelum izin konstruksi terbit. Amanda Garcia, pengacara senior SELC yang memimpin proyek pusat data, menekankan bahwa tujuan advokasi bukan sekadar menghentikan pembangunan. "Tujuannya membuat proyek ini menguntungkan semua pihak—mengandalkan energi bersih, mengurangi dampak kebisingan, mengurangi penggunaan air," jelasnya.

Conner menyebut isu ini nonpartisan. "Orang-orang datang tanpa memandang ras atau kelas, belajar prinsip pengorganisasian dasar untuk melawan di tingkat hiper-lokal," katanya. Kekuatan kolektif menjadi syarat mutlak karena satu individu tidak bisa mencegah pembangunan sendirian.

Tekanan berkelanjutan terbukti efektif. Komunitas Manassas menunggu enam minggu sebelum Amazon bersedia bertemu membahas kebisingan—perusahaan sempat beralasan hal itu melibatkan informasi kepemilikan. Setelah 18 bulan desakan konsisten, Amazon akhirnya menurunkan emisi kebisingan fasilitasnya sebesar 10 desibel.

Strategi yang Terbukti Berhasil

Data dari kasus Manassas dan Memphis menunjukkan pola advokasi efektif: dokumentasi dampak secara independen, pengukuran kebisingan berulang, pembentukan koalisi lintas kelompok, serta tekanan publik yang konsisten melalui media dan jalur hukum. Perusahaan teknologi besar cenderung merespons ketika reputasi mereka terancam, bukan saat warga mengeluh sekali dua kali.

Garcia mengingatkan bahwa pendekatan konfrontatif bukan satu-satunya jalan. "Membangun proyek yang lebih baik untuk komunitas akan membawa perusahaan teknologi lebih jauh daripada memaksakan proyek ke tenggorokan orang seperti yang mereka usulkan saat ini," pungkasnya.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks