BANGGAI LAUT — Rencana pembangunan Lapas di Kabupaten Banggai Laut memasuki tahap baru. Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah bersama jajaran pemerintah daerah setempat telah meninjau langsung lokasi yang disiapkan di Desa Labuan Kapelak, Kecamatan Banggai Selatan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Maulana Luthfiyanto mengatakan, peninjauan itu merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin antara Pemkab Banggai Laut dengan pihaknya. Ia juga menyebut hasil koordinasi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turut mendorong percepatan proyek ini.
Lahan 4,8 Hektare Disiapkan untuk Lapas
Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut Saiful U. Usuria menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 4,8 hektare untuk pembangunan Lapas. Ia menambahkan, Pemkab siap memenuhi kebutuhan tambahan jika diperlukan pada tahap berikutnya.
“Kami telah menyiapkan lahan seluas 4,8 hektare dan siap memberikan dukungan apabila masih dibutuhkan penambahan lahan maupun persyaratan lainnya,” ujar Saiful.
Lokasi Dinilai Representatif
Maulana Luthfiyanto mengungkapkan, berdasarkan hasil observasi di lapangan, lokasi yang disiapkan pemerintah daerah dinilai cukup representatif. Aspek dasar untuk mendukung pembangunan Lapas dinilai sudah terpenuhi.
“Dari hasil observasi di lapangan, kami menilai lokasi yang disiapkan cukup representatif dan memenuhi aspek dasar untuk mendukung pembangunan Lapas,” katanya.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan lahan, akses menuju lokasi, hingga dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap proses pembangunan. Ke depan, pihaknya akan terus mengawal proses administrasi maupun teknis agar pembangunan segera terealisasi.
Keberadaan Lapas Dibutuhkan untuk Mendekatkan Layanan Hukum
Maulana menegaskan, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Herman Mulawarman memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan Lapas Banggai Laut. Menurutnya, keberadaan sarana pemasyarakatan membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
“Keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan membutuhkan sinergi yang kuat. Pembinaan warga binaan tidak cukup hanya dilakukan oleh petugas, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Maulana.
Sementara itu, Sekda Banggai Laut Saiful U. Usuria berharap pembangunan Lapas dapat segera direalisasikan. Ia menilai keberadaan Lapas sangat dibutuhkan untuk mendekatkan pelayanan pemasyarakatan bagi masyarakat kepulauan sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.