Pencarian

30 Orang Tewas Akibat Gempa Kumamoto, Ribuan Warga Jepang Mengungsi dan Alami Pemadaman Listrik

Jumat, 31 Juli 2026 • 10:22:31 WIB
30 Orang Tewas Akibat Gempa Kumamoto, Ribuan Warga Jepang Mengungsi dan Alami Pemadaman Listrik
Warga Jepang mengungsi di pusat evakuasi setelah gempa berkekuatan dahsyat melanda Prefektur Kumamoto.

TOKYO — Angka korban tewas akibat gempa bumi dahsyat di Prefektur Kumamoto, Jepang barat daya, terus bertambah. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengonfirmasi pada Kamis bahwa jumlah korban jiwa telah mencapai 30 orang, termasuk mereka yang diduga menjadi korban bencana tersebut.

Data dari pemerintah Prefektur Kumamoto mencatat 18 korban tewas yang telah terkonfirmasi. Sebanyak delapan orang di antaranya tewas di pabrik Nippon Paper Industries Co. di Yatsushiro, dan enam orang lainnya di pusat perbelanjaan Aeon di Kashima yang dilanda ledakan setelah gempa. Tiga korban lainnya terkonfirmasi di Yatsushiro dan satu orang di kota Kosa.

Layanan Kereta Peluru Masih Terganggu, Ribuan Warga Mengungsi

Dampak gempa masih terasa hingga hari ini. Hingga Kamis pagi, lebih dari 10.000 orang mengungsi di pusat-pusat evakuasi. Sekitar 23.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik dan sekitar 75.000 rumah tangga kehabisan air bersih, memicu kekhawatiran terhadap kesejahteraan warga yang terdampak.

Operator kereta JR Kyushu menyatakan layanan kereta peluru antara Stasiun Kumamoto dan Stasiun Kagoshima-chuo di Jalur Kyushu Shinkansen belum dapat dilanjutkan. Pemeriksaan terhadap kerusakan akibat gempa masih dilakukan, dan seluruh perjalanan kereta pada Kamis dibatalkan.

Perbedaan Data Korban di Pusat dan Daerah

Terdapat perbedaan angka korban yang dirilis pemerintah pusat dan pemerintah lokal di Prefektur Kumamoto. Sekretaris Kabinet Minoru Kihara menjelaskan, perbedaan ini terjadi karena pemerintah pusat mengandalkan data dari kepolisian dan dinas pemadam kebakaran, sementara pemerintah prefektur menghitung angka berdasarkan laporan dari pemerintah kota.

Secara terpisah, Pemerintah Kota Uki menyampaikan kepada Kyodo News bahwa mereka mengetahui adanya dua korban tewas di kota tersebut, tetapi belum melaporkannya ke pemerintah prefektur. Sementara itu, Kantor Berita Vietnam melaporkan seorang peserta pelatihan asal Vietnam tewas setelah tertimpa mesin alat berat di sebuah pabrik di Kosa.

Kekuatan Gempa Capai Tingkat Maksimum Skala Intensitas Jepang

Gempa pada Selasa (28/7) tercatat mencapai tingkat maksimum 7 pada skala intensitas gempa Jepang di Uki dan Hikawa pada pukul 16.27 waktu setempat (14.27 WIB). Menurut Badan Meteorologi Jepang, pada tingkat tersebut orang tidak dapat berdiri tegak atau bergerak tanpa merangkak dan berpotensi terlempar ke udara.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks