Pencarian

62 Pasangan di Sulawesi Tengah Resmi Miliki Buku Nikah Lewat Isbat Massal Baznas dan Pemprov

Selasa, 12 Mei 2026 • 14:03:01 WIB
62 Pasangan di Sulawesi Tengah Resmi Miliki Buku Nikah Lewat Isbat Massal Baznas dan Pemprov
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah membuka kegiatan Isbat Nikah dan Khitanan Massal di Palu.

PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, membuka langsung kegiatan Isbat Nikah dan Khitanan Massal yang digelar di Gedung Pogombo, Palu, Selasa (12/5/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi Baznas Provinsi Sulawesi Tengah dengan Pengadilan Tinggi Agama Palu, Kementerian Sosial, serta Dinas Dukcapil Provinsi dan Kota Palu.

Wagub Reny menegaskan bahwa isbat nikah bukan sekadar urusan administrasi. “Ini menyangkut perlindungan hukum bagi keluarga, kepastian status anak, serta penguatan ketahanan rumah tangga. Dengan legalitas pernikahan, hak-hak keluarga dapat terlindungi secara baik oleh negara,” ujarnya.

62 dari 105 Pasangan Lolos Verifikasi

Wakil Ketua II Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Hasan Lasiata, MM, mengungkapkan bahwa awalnya 105 pasangan mendaftar. Namun setelah proses verifikasi administrasi, hanya 62 pasangan yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapatkan buku nikah resmi.

Menurut Hasan, banyak peserta selama ini terkendala saat mengurus akta kelahiran anak, kartu keluarga, atau bantuan sosial karena status pernikahan mereka tidak tercatat negara. “Dengan kegiatan ini, mereka akan tercatat secara resmi dan mendapat pengakuan hukum,” jelasnya.

Layanan Satu Atap: Isbat, KTP, hingga KK Baru

Pemerintah tidak hanya memfasilitasi sidang isbat. Dinas Dukcapil Provinsi dan Kota Palu juga menyediakan layanan pembuatan KTP dan kartu keluarga baru bagi para peserta yang telah menyelesaikan proses isbat nikah. Hal ini memastikan data kependudukan mereka langsung terintegrasi setelah mendapatkan legalitas pernikahan.

Sementara itu, kegiatan khitanan massal digelar di lokasi terpisah, yakni Aula Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah.

Ada Command Center “Berani Samporoa” untuk Warga

Di sela kegiatan, Wagub Reny turut memperkenalkan layanan pengaduan masyarakat bernama Command Center “Berani Samporoa”. Warga Sulawesi Tengah kini bisa menyampaikan aspirasi atau keluhan secara langsung ke pemerintah melalui WhatsApp di nomor 0811-666-2222.

Wagub menegaskan, Pemprov Sulteng berkomitmen membangun masyarakat tidak hanya dari sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga melalui pembangunan mental, spiritual, dan sosial. Program isbat massal ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

Bagikan
Sumber: netiz.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks