MOROWALI — Ketersediaan pangan di wilayah lingkar industri Bahodopi, khususnya di Desa Dampala, dilaporkan dalam kondisi aman. Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah komoditas utama tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan dan pasokan dari distributor tetap lancar mengalir ke pedagang eceran.
Babinsa Koramil 1311-09/Bahodopi Serka Sanuddin turun langsung memastikan kondisi tersebut dengan menyisir pasar tradisional serta kios-kios milik warga. Pengecekan ini menjadi bagian dari tugas kewilayahan untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kondisi Harga dan Stok di Tingkat Pedagang
Pengecekan yang dilakukan Serka Sanuddin pada Jumat (08/05/2026) menunjukkan bahwa fluktuasi harga masih dalam batas wajar. Para pedagang di Desa Dampala mengaku pasokan barang sejauh ini tidak mengalami kendala distribusi, sehingga stok di gudang maupun di rak penjualan tetap tersedia untuk beberapa waktu ke depan.
Selain memantau label harga, personel TNI ini juga melakukan dialog interaktif dengan para pedagang guna memetakan potensi kendala ekonomi yang mungkin dihadapi di tingkat akar rumput. Komunikasi dua arah ini bertujuan agar setiap dinamika harga di pasar bisa segera dilaporkan dan dicarikan solusinya bersama pihak terkait.
“Pemantauan harga sembako secara rutin adalah upaya Babinsa menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat di wilayah binaan, sekaligus mempererat komunikasi dengan warga,” ujar Serka Sanuddin.
Peran Babinsa dalam Stabilitas Ekonomi Desa
Kehadiran aparat teritorial di tengah pasar bukan sekadar melakukan pengawasan, melainkan juga memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan pembeli. Dengan harga yang terjaga, daya beli masyarakat di wilayah Bahodopi diharapkan tetap stabil di tengah aktivitas ekonomi daerah yang dinamis.
Dari hasil pengecekan tersebut, secara umum harga beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan dapur lainnya di Desa Dampala tidak menunjukkan tren kenaikan yang mengkhawatirkan. Stok yang melimpah menjadi faktor utama harga tetap terkendali di pasar tradisional setempat.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru bisa memicu ketidakseimbangan pasar. Selain itu, warga diharapkan tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan agar aktivitas ekonomi di Desa Dampala tetap berjalan kondusif.