Harga Pertamax Bisa Tembus Rp 20.000 per Liter Imbas Konflik Selat Hormuz

Penulis: Andi Pratama  •  Sabtu, 12 September 2026 | 10:18:01 WIB
Harga minyak mentah dunia naik ke level tertinggi sejak Mei 2026.

SULAWESI TENGAH — Lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi pemicu utama. Pada perdagangan Kamis (10/9), Brent sempat menyentuh US$ 108 per barel sebelum ditutup di US$ 107,63 atau naik 6,34 persen. Level itu tertinggi sejak 19 Mei dan menjadi lonjakan sehari terbesar dalam enam minggu terakhir.

West Texas Intermediate (WTI) juga ikut melesat. Harga sempat naik 7,3 persen ke US$ 103 per barel, lalu ditutup di US$ 102,48 atau menguat 6,69 persen. Ini penutupan tertinggi WTI sejak 19 Mei dan kenaikan harian terbesar dalam dua bulan.

Pertamax Sudah di Rp 15.950, RON 92 Swasta Tembus Rp 16.000-an

Sepanjang 2026, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek pernah menyentuh Rp 16.250 per liter. Pada Agustus, harganya turun ke Rp 15.950 per liter dan bertahan di level itu hingga September.

Di SPBU swasta, harga BBM RON 92 sudah berada di atas Rp 16.000 per liter. BP 92 dan Vivo Revvo 92 keduanya dipasarkan Rp 16.130 per liter.

Peringatan Pertamina soal Dampak Konflik Selat Hormuz

Eko Ricky Susanto menyebut kenaikan harga minyak dunia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Kondisi itu, menurut dia, akan langsung terasa di harga jual BBM nonsubsidi.

"Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp 18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujar Eko, dikutip detikFinance.

Daftar Harga BBM Pertamina per September 2026

  • Pertalite: Rp 10.000 per liter
  • Biosolar: Rp 6.800 per liter
  • Pertamax: Rp 15.950 per liter
  • Pertamax Green: Rp 19.150 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
  • Dexlite: Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter

Harga BBM Shell, BP, dan Vivo

  • Shell V-Power Diesel: Rp 25.420 per liter
  • BP 92: Rp 16.130 per liter
  • BP Ultimate: Rp 19.330 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp 25.420 per liter
  • Vivo Revvo 92: Rp 16.130 per liter
  • Vivo Revvo 95: Rp 19.330 per liter
  • Vivo Diesel Primus: Rp 25.420 per liter

Selisih Rp 4.000 per Liter jika Prediksi Terwujud

Jika skenario Rp 20.000 per liter terjadi, pengguna Pertamax akan membayar sekitar Rp 4.050 lebih mahal per liter dibanding harga September. Untuk tangki 40 liter, selisihnya mencapai Rp 162.000 per pengisian.

Besaran kenaikan itu masih bergantung pada pergerakan minyak mentah dan kebijakan harga Pertamina. Pemantauan harga BBM nonsubsidi biasanya dilakukan Pertamina secara berkala mengikuti tren pasar.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top