OJK Sulteng Buka 45.982 Rekening Pelajar di Palu, Targetkan Siswa SRT 20 Melek Finansial Digital

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:35:01 WIB
Petugas OJK Sulteng mendampingi siswa SRT 20 Palu saat pembukaan rekening SimPel secara massal.

PALU — OJK Sulteng memilih SRT 20 Palu sebagai lokasi perayaan puncak literasi keuangan tahun ini, sebuah momentum yang tak sekadar seremonial. Melalui tema "Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas", OJK ingin memastikan generasi muda tidak hanya pandai menabung, tetapi juga waspada terhadap risiko kejahatan keuangan digital yang kian marak.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, menegaskan bahwa kebiasaan mengelola keuangan sejak dini memiliki dampak jangka panjang terhadap pembentukan karakter anak.

"Menabung bukan hanya menyimpan uang. Menabung adalah proses membangun karakter. Dari kegiatan menabung, kita belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan merencanakan masa depan," ujar Bonny.

Pembukaan Rekening SimPel Massal untuk Siswa SRT 20 Palu

Dalam kegiatan tersebut, OJK Sulteng secara resmi membuka rekening SimPel bagi seluruh siswa SRT 20 Palu. Langkah ini bertujuan membiasakan pelajar memanfaatkan layanan jasa keuangan formal secara aman dan bertanggung jawab, sekaligus menekan risiko penyimpanan uang di luar sistem perbankan.

Program KEJAR sendiri merupakan inisiatif nasional yang digencarkan OJK bersama industri perbankan untuk mendorong inklusi keuangan sejak usia sekolah. Dengan memiliki rekening sendiri, para siswa diharapkan bisa belajar merencanakan pengeluaran dan memahami konsep bunga serta tabungan secara langsung.

Berapa Jumlah Rekening Pelajar di Sulteng?

Data OJK per Mei 2026 mencatatkan jumlah rekening pelajar di Sulawesi Tengah telah mencapai 45.982 rekening. Adapun total simpanan yang terhimpun mencapai Rp9,7 miliar, melibatkan 15 bank peserta yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah.

Angka ini menunjukkan tren positif literasi keuangan di kalangan pelajar, meskipun masih terdapat ruang untuk perluasan jangkauan, khususnya di daerah terpencil yang akses perbankannya terbatas.

Digitalisasi dan Kewaspadaan Terhadap Kejahatan Finansial

Fokus utama OJK Sulteng dalam kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan budaya menabung, tetapi juga membekali pelajar dengan pemahaman tentang literasi keuangan digital. Di tengah maraknya modus penipuan online, phising, dan pinjaman online ilegal, pemahaman ini menjadi tameng penting bagi generasi muda.

OJK Sulteng berharap sinergi antara regulator, perbankan, dan sekolah mampu memperluas tingkat inklusi keuangan. Target jangka panjangnya, pelajar di Sulawesi Tengah tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, serta siap merencanakan masa depan secara finansial.

Kegiatan di SRT 20 Palu ini menjadi salah satu rangkaian dari Bulan Literasi Keuangan yang digelar sepanjang Agustus. OJK juga mendorong sekolah-sekolah lain di Sulawesi Tengah untuk mengintegrasikan edukasi keuangan ke dalam kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: kabarselebes.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top