Pencarian

BI Sulteng Siap Kawal Stabilitas Ekonomi di Bawah Gubernur Baru Destry Damayanti, Fokus Tekan Inflasi dan Perluas Digitalisasi

Kamis, 03 September 2026 • 07:16:01 WIB
BI Sulteng Siap Kawal Stabilitas Ekonomi di Bawah Gubernur Baru Destry Damayanti, Fokus Tekan Inflasi dan Perluas Digitalisasi
Kepala Kantor Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Irfan Sukarna, menyatakan kesiapan jajarannya bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengawal stabilitas ekonomi pasca-pelantikan Dewan Gubernur BI.

PALU — Kepala Kantor Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Irfan Sukarna, menegaskan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan kebijakan moneter di tengah dinamika ekonomi terkini.

“Tentu kami menyambut bahagia pelantikan Dewan Gubernur BI dan siap bersinergi dalam mengawal pembangunan dan stabilitas ekonomi, baik secara nasional maupun di daerah,” ujar Irfan Sukarna.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 yang diteken pada 1 September 2026. Regulasi itu mengatur pemberhentian dan pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Kebijakan Baru untuk Stabilitas Nasional dan Daerah

Irfan menilai periode kepemimpinan anyar ini menjadi momentum penguatan bauran kebijakan Bank Indonesia. Ia meyakini langkah tersebut tidak hanya berdampak pada skala nasional, tetapi juga memberikan efek positif bagi iklim ekonomi di Sulawesi Tengah.

Adapun susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang kini dilantik terdiri dari Destry Damayanti sebagai Gubernur. Posisi Deputi Gubernur Senior ditempati oleh Aida S. Budiman, sementara Solikin M. Juhro turut dilantik sebagai Deputi Gubernur.

Fokus BI Sulteng: Inflasi dan Digitalisasi Pembayaran

Di tingkat regional, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Tengah memiliki sejumlah prioritas pekerjaan rumah. Penguatan pengendalian inflasi menjadi perhatian utama untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momen-momen tertentu yang memicu kenaikan harga.

Selain itu, pengembangan ekonomi dan keuangan daerah juga bakal terus didorong. Perluasan digitalisasi sistem pembayaran menjadi agenda lain yang diusung, sejalan dengan upaya meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat di 12 kabupaten dan satu kota di provinsi ini.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, BI diharapkan semakin memperkuat sinergi bersama pemerintah dan otoritas terkait. Langkah ini ditempuh demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta menjaga stabilitas dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks