Pencarian

Wagub Sulteng Reny Lamadjido Tawarkan Kakao, Kelapa, dan Hilirisasi ke Dubes Jerman Ralf Beste

Jumat, 28 Agustus 2026 • 16:31:01 WIB
Wagub Sulteng Reny Lamadjido Tawarkan Kakao, Kelapa, dan Hilirisasi ke Dubes Jerman Ralf Beste
Wagub Sulawesi Tengah Reny Lamadjido menerima kunjungan Duta Besar Jerman Ralf Beste di Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (26/08/2026).

PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido menerima kunjungan kerja Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu (26/08/2026). Pertemuan ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kedua negara, khususnya dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis sumber daya alam daerah.

Dalam kesempatan itu, Wagub Reny didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah Dr. H. Rudi Dewanto, S.E., M.M., serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Ia menyebut potensi besar Sulteng membutuhkan kolaborasi agar bisa dikembangkan secara berkelanjutan.

Kakao Jadi Andalan, Produksi Capai 126.516 Ton

Salah satu komoditas unggulan yang ditawarkan adalah kakao. Berdasarkan data produksi, Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah penghasil kakao dengan produksi mencapai sekitar 126.516 ton pada tahun 2025.

“Insya Allah kita akan membangun kerja sama di bidang pertanian, perkebunan, perdagangan, maupun perikanan. Sulawesi Tengah memiliki potensi yang besar dan membutuhkan kolaborasi untuk mengembangkan potensi tersebut secara berkelanjutan,” ujar Wagub Reny.

Tantangan Produktivitas: Hama, Cuaca, hingga Alih Fungsi Lahan

Meski produksinya besar, pengembangan kakao masih menghadapi sejumlah tantangan. Wagub Reny menyebut penurunan produktivitas terjadi akibat kondisi tanah, tanaman yang sudah tua, serangan hama, serta perubahan cuaca ekstrem.

Alih fungsi lahan dan keterbatasan pembinaan juga menjadi kendala. Penerapan teknologi budidaya yang belum optimal membuat pengembangan komoditas ini berjalan lambat. Pemerintah daerah pun terus mencari solusi melalui penguatan model pertanian berkelanjutan, termasuk dengan menggandeng mitra internasional.

Dorong Hilirisasi Kelapa dan Hasil Perkebunan

Selain kakao, Wagub Reny juga menyampaikan potensi pengembangan komoditas kelapa. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong pembangunan industri pengolahan agar hasil perkebunan memiliki nilai tambah.

Hilirisasi menjadi kunci agar produk mentah tidak lagi diekspor tanpa pengolahan. Dengan kerja sama ini, diharapkan sektor perkebunan di 12 kabupaten dan satu kota di Sulteng bisa lebih produktif dan berdaya saing di pasar global.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultengraya.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks