PALU — Pemerintah Kota (Pemkot) Palu merespons positif penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari Centratama Group untuk pembangunan perpustakaan digital di SMP Negeri 6 Palu. Dukungan ini dinilai sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam memajukan sektor pendidikan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, mengatakan kontribusi tersebut menunjukkan dukungan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang dijuluki "Bumi Tadulako", khususnya Kota Palu.
Perpustakaan Tak Lagi Sekadar Tempat Membaca Buku
Menurut Hardi, di tengah era transformasi digital, perpustakaan tidak lagi hanya dimaknai sebagai tempat menyimpan dan membaca buku. Ia menegaskan perpustakaan harus berkembang menjadi ruang belajar yang interaktif, inklusif, dan kreatif sekaligus mampu memberikan akses luas terhadap berbagai sumber pengetahuan.
"Kehadiran perpustakaan digital diharapkan memperluas akses peserta didik terhadap bahan bacaan dan sumber pembelajaran," kata Hardi di Kota Palu, Rabu.
Ia berharap keberadaan fasilitas ini mampu meningkatkan budaya literasi sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan melek teknologi.
Fasilitas yang Akan Dihadirkan di SMP Negeri 6 Palu
Program perpustakaan digital ini tidak hanya menghadirkan ruang baca konvensional. Sejumlah sarana pendukung akan dilengkapi untuk menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi.
- Renovasi ruang kelas atau perpustakaan menjadi pojok baca digital.
- Platform perpustakaan digital dengan standar minimal setara edukasi digital online dan koleksi e-book.
- Sepuluh unit komputer serta smart TV atau smart whiteboard.
- Mesin pendingin ruangan, furnitur, dan perlengkapan ruangan.
- Mural perpustakaan serta papan informasi atau donasi.
Selain itu, program ini juga mencakup penyediaan koneksi internet selama satu tahun, sosialisasi dan pelatihan bagi pengelola perpustakaan, serta monitoring pemanfaatan fasilitas selama satu tahun.
Harapan Agar Digital Library Dimanfaatkan Secara Optimal
Hardi menekankan bahwa kehadiran perpustakaan digital di satuan pendidikan itu diharapkan tidak hanya menjadi ruang digital yang representatif. Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh anak didik maupun guru untuk menunjang proses pembelajaran.
"Jadikan digital library ini sebagai pusat aktivitas literasi, pembelajaran, inovasi serta pengembangan potensi peserta didik," ujarnya.
Langkah Centratama Group ini menjadi salah satu contoh penyaluran TJSL yang menyasar sektor pendidikan. Pembangunan perpustakaan digital di SMP Negeri 6 Palu diharapkan menjadi pionir bagi sekolah lain di Kota Palu untuk mengembangkan fasilitas serupa.