MOROWALI — Perselisihan antara anggota TNI dan warga sipil yang sempat viral di media sosial akhirnya tuntas. Praka Albar dan Fandi resmi berdamai setelah difasilitasi Kodim 1311/Morowali di Makodim, Selasa (18/8/2026).
Kesepakatan itu dituangkan dalam Surat Pernyataan Damai yang ditandatangani kedua belah pihak di atas materai. Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Mayor Inf Muhar, Kasdim 1311/Morowali, yang mewakili Komandan Kodim setempat.
Jalur Musyawarah Tanpa Paksaan
Penyelesaian ini mengedepankan asas kekeluargaan. Kedua belah pihak duduk bersama mencari solusi terbaik. Tidak ada lagi ruang untuk perpecahan di tengah masyarakat.
“TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan kembali kepada rakyat. Setiap persoalan harus diselesaikan dengan kepala dingin dan mengutamakan persatuan,” demikian semangat yang ditekankan dalam proses mediasi tersebut.
TNI Terbuka terhadap Kritik
Langkah cepat Kodim 1311/Morowali menjadi bukti bahwa TNI tidak anti terhadap kritik. Institusi ini hadir sebagai penengah, bukan mencari musuh. Keharmonisan dengan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Pasca kesepakatan ini, Kodim 1311/Morowali mengimbau seluruh anggotanya menjaga hubungan baik dan komunikasi erat dengan warga di wilayah binaan masing-masing.