MOROWALI — Lima titik sarana air bersih menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang digarap Kodim 1311/Morowali. Program ini menyasar wilayah Desa Polewali hingga Desa Umbele di Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari selesainya pembangunan fisik semata.
"Keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari sasaran pembangunan yang telah diselesaikan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta semakin kuatnya Kemanunggalan TNI dengan rakyat," kata Pangdam di Morowali, Sabtu.
Jalan 4,1 Kilometer dan Rabat Beton untuk Akses Warga
Selain sarana air bersih, TMMD ke-129 mengerjakan pembukaan jalan sepanjang 4.100 meter dengan lebar delapan meter. Program ini juga membangun rabat beton sepanjang 707 meter dengan lebar 1,7 meter yang berfungsi memperkuat akses jalan di area rawan.
Di sisi lain, sebanyak tiga unit mandi, cuci, kakus (MCK) turut dibangun untuk meningkatkan sanitasi masyarakat setempat.
Rehabilitasi Rumah dan Masjid Jadi Prioritas Sosial
Program kemanunggalan TNI dan rakyat ini juga menyentuh sektor perumahan dan peribadatan. Sebanyak lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) direhabilitasi agar layak dihuni, bersamaan dengan rehabilitasi masjid di lokasi sasaran.
Kegiatan lingkungan turut menjadi perhatian, termasuk pembersihan lingkungan dan penanaman 1.000 pohon mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir Bungku Selatan.
Penyuluhan Stunting hingga Bela Negara
Untuk melengkapi pembangunan fisik, TMMD menggelar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan mitigasi bencana alam, stunting, bela negara, kesehatan, keluarga berencana (KB), serta bahaya narkoba. Warga juga mendapat pelayanan pengobatan gratis dalam program yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dan Desa" ini.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengapresiasi sinergi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
"Pembangunan yang sudah dilakukan melalui TMMD ini harus dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," kata Anwar.
Ia menambahkan, sinergisitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.