PALU — Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Wali Kota Palu, Nathan Pagasongan, menyatakan pihaknya akan terus mendorong pembinaan karakter bagi anak-anak yang tengah menjalani masa pidana. Menurutnya, pembinaan tidak boleh hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pemulihan dan pendidikan.
"Pemerintah Kota Palu akan terus mendukung berbagai upaya yang berpihak pada pemenuhan hak-hak anak, termasuk anak-anak yang sedang menjalani pembinaan, agar kelak dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif, mandiri, dan berakhlak mulia," kata Nathan dalam sambutannya.
Bantuan Sumur Bor dan Fasilitas WiFi untuk LPKA
Dalam kesempatan itu, Pemkot Palu menyerahkan bantuan berupa pembangunan sumur bor dan fasilitas WiFi gratis kepada LPKA Kelas II Palu. Bantuan ini diharapkan menunjang kegiatan pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak binaan.
Nathan menambahkan, peringatan HAN 2026 mengajak seluruh elemen bangsa untuk memastikan setiap anak memperoleh kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang. "Pendidikan adalah hak setiap anak tanpa terkecuali," ujarnya.
Lima Anak Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
Pada acara yang sama, LPKA Kelas II Palu menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Nasional kepada lima anak binaan. Penyerahan SK ini merupakan bentuk apresiasi atas perilaku baik selama menjalani pembinaan.
"Penyerahan SK PMP Hari Anak Nasional bukan sekadar penghargaan atas perilaku baik, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru," jelas Nathan.
Ijazah Kesetaraan Diserahkan untuk Bekal Masa Depan
Selain remisi, pihak LPKA juga menyerahkan ijazah pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C kepada anak-anak binaan. Ijazah ini menjadi bukti pemenuhan hak anak di bidang pendidikan meskipun mereka tengah menjalani masa pembinaan.
"Semoga ijazah yang diterima hari ini menjadi bekal untuk terus melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita," kata Nathan.
Perjanjian Kerja Sama untuk Perkuat Reintegrasi Sosial
Dalam peringatan HAN 2026 itu, LPKA Kelas II Palu juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan berbagai pihak. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat sistem pembinaan, pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga reintegrasi sosial bagi anak-anak binaan.
Nathan menyambut baik kolaborasi antara pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dunia pendidikan, dan dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting agar anak-anak binaan bisa kembali menjadi generasi penerus yang produktif dan mandiri.