Pencarian

Pemkab Sigi Bentuk Tim Asesmen untuk 2.551 Rumah Rusak Ringan Akibat Gempa, Libatkan 43 Mahasiswa UNTAD

Minggu, 12 Juli 2026 • 17:26:23 WIB
Pemkab Sigi Bentuk Tim Asesmen untuk 2.551 Rumah Rusak Ringan Akibat Gempa, Libatkan 43 Mahasiswa UNTAD
Tim asesmen Pemkab Sigi bersama 43 mahasiswa UNTAD mulai data rumah rusak ringan akibat gempa.

SIGI — Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai membentuk tim asesmen dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk menangani rumah rusak ringan dan sedang akibat gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Kepala Bidang Bencana BPBD Kabupaten Sigi Ahmad Yani mengatakan pembentukan tim, sosialisasi, dan uji coba akan dimulai Senin (13/7).

Fokus Tahap Ketiga: 2.551 Rumah Rusak Ringan

Berdasarkan data Satgas Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa Bumi Sigi, total rumah rusak mencapai 4.012 unit. Rinciannya, 266 rumah rusak berat, 1.195 rumah rusak sedang, dan 2.551 rumah rusak ringan.

"Selama tahap pertama dan kedua, fokus pemerintah daerah untuk rumah rusak berat. Hal ini berhubungan dengan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak di Nokilalaki dan Palolo," kata Ahmad.

43 Mahasiswa Teknik UNTAD Turun ke Nokilalaki dan Palolo

Tim asesmen akan dibantu oleh 43 mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Tadulako (UNTAD) Palu. Mereka akan mendata rumah-rumah warga di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo.

"Insya Allah besok dimulai pembentukan tim, sosialisasi dan uji coba," ujar Ahmad Yani saat dihubungi awak media di Dolo, Minggu (12/7). Ia menambahkan tim akan mulai bertugas di lapangan pada Selasa (14/7) atau Rabu (15/7).

Hasil Asesmen Jadi Dasar SK Bupati dan Pengajuan ke BNPB

Wakil Bupati Sigi sekaligus Komandan Satgas Tanggap Darurat Samuel Yansen Pongi memastikan seluruh proses pendataan, verifikasi, dan penetapan dilakukan secara terbuka dan transparan. Hasil asesmen nantinya akan dituangkan dalam surat keputusan (SK) Bupati Sigi.

"Nantinya hasil ini akan dibuatkan surat keputusan (SK) oleh Bupati Sigi dan selanjutnya dikirim ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," kata Samuel saat ditemui awak media di Dolo, Sabtu (11/7).

Sebelumnya, Pemkab Sigi telah menyelesaikan finalisasi pendataan kebutuhan hunian sementara (huntara) tahap kedua bagi masyarakat terdampak di dua kecamatan tersebut.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks