PALU — Manajemen Bank Sulteng menyampaikan pemberitahuan resmi soal penyesuaian layanan digital melalui materi informasi perusahaan. Selain transfer antarbank, penarikan tunai via ATM Bersama, dan QRIS, tidak ada layanan lain yang dihentikan.
Penyesuaian menyasar transaksi yang terhubung ke jaringan antarbank dan sistem pembayaran eksternal. Nasabah yang biasa transfer ke bank lain, menarik uang di ATM bank berbeda, atau membayar lewat QRIS perlu bersiap memakai jalur lain selama masa pemeliharaan.
Bank Sulteng tidak merinci durasi pemeliharaan dalam pemberitahuannya. Nasabah diminta memantau informasi resmi agar tidak salah mengira layanan sudah normal kembali.
Layanan M-Banking tetap beroperasi penuh untuk transaksi internal. Nasabah masih bisa transfer antar-rekening Bank Sulteng, mengecek saldo, dan mengisi saldo dompet digital OVO, DANA, GoPay, serta ShopeePay.
Pembayaran tagihan listrik dan pulsa juga tetap dilayani lewat kanal yang sama. Jaringan ATM fisik Bank Sulteng, layanan kantor cabang, operasional kas, serta layanan akhir pekan dan keliling tetap berjalan sesuai ketentuan masing-masing.
Untuk kebutuhan pembayaran merchant, QRIS khusus merchant Bank Sulteng masih tercantum sebagai alternatif. Layanan Laku Pandai Tamasya juga tetap bisa dimanfaatkan nasabah di daerah.
Pemeliharaan sistem disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga standar keandalan dan keamanan layanan perbankan. Langkah yang sama mendukung pengembangan layanan digital berkelanjutan ke depan.
Manajemen Bank Sulteng menegaskan komitmen menjaga keamanan dana dan data nasabah selama proses peningkatan layanan berlangsung. Tidak ada informasi soal potensi gangguan data dalam pemberitahuan tersebut.
Nasabah yang butuh informasi lebih lanjut bisa menghubungi Call Center Bank Sulteng di nomor 14069. Alternatif lain, mengakses situs resmi www.banksulteng.co.id atau mendatangi kantor cabang terdekat.
Bank Sulteng mengimbau nasabah memperhatikan informasi resmi terkait layanan yang terdampak. Pemanfaatan kanal transaksi alternatif yang tetap beroperasi dianjurkan selama pemeliharaan sistem berlangsung.