Enchanted Christmas di ICE BSD Hadirkan 50 Musisi Orkestra, Tiket Early Bird Sold Out

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 15:19:01 WIB
Konser Enchanted Christmas dijadwalkan digelar di Hall 9–10 ICE BSD, Tangerang, pada 19 Desember 2026.

SULAWESI TENGAH — Konser Natal bertajuk Enchanted Christmas – An Orchestral Celebration dijadwalkan digelar di Hall 9–10 ICE BSD, Tangerang, pada 19 Desember 2026. Pertunjukan ini melibatkan 50 musisi orkestra dengan aransemen khusus dari komposer Alvin Witarsa. Tiket Early Bird kategori Copper dan Bronze dilaporkan habis dalam hitungan jam sejak dibuka 25 September 2026.

Enchanted Christmas dirancang sebagai perayaan Natal berskala besar yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga, bukan sekadar konser musik biasa. Pihak penyelenggara menyiapkan dua sesi pertunjukan pada hari yang sama, yakni pukul 11.00 WIB dan 19.00 WIB, agar masyarakat punya pilihan waktu untuk datang bersama keluarga.

Perpaduan musik orkestra dan tata visual menjadi daya tarik utama acara ini. Penyelenggara menyebut kombinasi keduanya diharapkan menghadirkan suasana Natal yang hangat, penuh kenangan, dan sarat kebersamaan.

Aransemen Khusus Alvin Witarsa untuk Lagu Natal Klasik

Alvin Witarsa berdiri di balik konsep musikal Enchanted Christmas. Produser musik, komposer film, arranger, sekaligus violinis ini dikenal lewat kiprahnya di industri musik Tanah Air dan telah meraih lima penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI).

Selain itu, Alvin mendirikan Alvin Witarsa Orchestra (ALchestra) dan menjadi perwakilan pemesanan Czech Symphony Orchestra. Kecintaannya pada lagu-lagu Natal klasik menjadi salah satu inspirasi dalam merancang konser ini.

Lagu-lagu yang sudah akrab di telinga masyarakat akan dibawakan dengan pendekatan orkestra dan aransemen berbeda, tanpa meninggalkan nuansa hangat khas perayaan Natal.

Gisell dan Gempi hingga Sidney Mohede Ikut Tampil

Panggung Enchanted Christmas juga dimeriahkan sejumlah penyanyi dan figur publik lintas generasi. Nama-nama yang telah diumumkan meliputi Ps Sidney Mohede, Michael Panjaitan, Robert & Lea, Prince Poetiray, Gisell & Gempi, serta Oswin Wilke.

Kehadiran para penampil tersebut diharapkan memperkaya warna musikal pertunjukan, sekaligus menjangkau penonton dengan latar belakang dan selera musik berbeda. Penyelenggara masih akan mengumumkan jajaran artis berikutnya lewat Phase II Artist Announcement yang dijadwalkan pada akhir Oktober 2026.

Tiket Early Bird Sold Out, Presale Dibuka 28 Oktober

Antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak penjualan tiket Early Bird dibuka pada 25 September 2026. Dua kategori tiket, yakni Copper dan Bronze, dilaporkan habis terjual hanya dalam hitungan jam setelah penjualan dimulai.

PR & Promotions PT ADO Entertainment, Belinda Ruth, mengapresiasi sambutan positif masyarakat terhadap konser tersebut.

"Enchanted Christmas kami rancang sebagai perayaan Natal yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Melihat tiket Early Bird kategori Copper dan Bronze habis dalam hitungan jam, kami sangat berterima kasih atas sambutan masyarakat," kata Belinda.

Bagi yang belum mendapatkan tiket, penyelenggara akan membuka penjualan periode Presale dengan harga khusus pada 28 Oktober 2026. Informasi pembelian tiket dan perkembangan terbaru konser dapat dipantau melalui kanal media sosial resmi penyelenggara.

Pihak penyelenggara berharap konser ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan pengalaman musikal yang berkesan bagi penonton dari berbagai generasi.

"Melalui aransemen yang dipersiapkan secara khusus, konser ini diharapkan menjadi bagian dari tradisi Natal baru bagi para penontonnya," ujar pihak penyelenggara dalam keterangan resmi yang diterima tangselpos.id, Jumat (16/10/2026).

Dengan kombinasi 50 musisi orkestra, aransemen Alvin Witarsa, dan penampilan musisi lintas generasi, Enchanted Christmas menawarkan alternatif hiburan keluarga menjelang Natal di kawasan BSD, Tangerang.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: tangselpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top