SULAWESI TENGAH — Easterseals Disability Arts & Culture Awards (DARCYS) menggelar upacara perdana di The Barker Hangar, Santa Monica, Sabtu, dengan The Pitt dan docuseries Renegades sebagai pemenang utama. Ajang yang sebelumnya bernama Media Access Awards sejak 1979 ini diproduseri bersama Easterseals Southern California dan Film Independent. Aktor senior Geri Jewell menerima DARCYS Legacy Award pertama dalam sejarah ajang tersebut.
Penghargaan yang kini berfokus pada representasi disabilitas yang autentik di layar lebar dan televisi itu menggantikan program lama dengan format kompetitif baru. Komedian Tina Friml, yang juga advokat cerebral palsy, memandu acara penuh humor sekaligus sindiran tajam ke industri hiburan.
The Pitt dari HBO membawa pulang dua trofi sekaligus: Best Scripted Series dan Best Achievement in a Casting Ensemble. Serial drama medis itu dianggap berhasil menghadirkan cerita dan representasi yang jarang muncul di televisi arus utama.
Di kategori unscripted, PBS lewat docuseries lima episode Renegades keluar sebagai juara. Serial pendek yang dipandu musisi dan advokat hak disabilitas Lachi itu mengangkat kisah tokoh sejarah penyandang disabilitas yang jarang terekspos.
Dua penghargaan individu diberikan kepada nama-nama yang lebih senior. Geri Jewell, bintang The Facts of Life, menerima DARCYS Legacy Award yang pertama kali diadakan. Sementara Vincent Rutley membawa pulang Christopher Reeve Emerging Talent Award.
Momen paling serius datang saat Amanda Upson, produser serial Renegades, naik panggung. Ia menyebut proyek tersebut sebagai visi bersama lebih dari 50 pembuat film disabilitas, dan menegaskan pentingnya mempekerjakan talenta disabilitas di depan maupun belakang kamera.
"Kami membuktikan bahwa memberdayakan talenta disabilitas di belakang kamera menghasilkan cerita yang lebih bernuansa dan mengalahkan program tradisional. Tolong lihat karya mereka dan rekrut mereka," kata Upson.
Ia juga menyerukan studio, platform streaming, dan yayasan untuk menambah pendanaan bagi kreator disabilitas. Upson menyoroti pemotongan dana sekitar 45 juta dolar AS di bawah pemerintahan saat ini dan memperingatkan dampaknya terhadap kemampuan seniman disabilitas bercerita.
"Di tengah representasi di layar yang nyaris tak terlihat dalam gelombang penghapusan sistematis ini, kami butuh sekutu. Studio dan yayasan, giliran kalian untuk hadir dan berinvestasi besar-besaran pada kami," ujarnya.
Presiden Film Independent Juan Devis mengaku senang melanjutkan kemitraan organisasinya dengan Easterseals yang sudah berjalan lebih dari satu dekade. Devis mengambil alih posisi presiden pada April lalu, menggantikan Brenda Robinson yang sempat menjabat setelah wafatnya Josh Welsh pada Januari 2025.
"Apa yang kami perjuangkan selama 42 tahun adalah akses dan representasi, serta mendorong seluruh ekosistem memahami nilai yang kami bawa. Setiap tahun semakin jelas bahwa acara seperti ini adalah bagian dari siapa kami," kata Devis kepada Deadline.
Dukungan juga datang dari para pemain The Pitt. Tal Anderson, yang tampil bersama Taylor Dearden, Jessica Flores, Christopher Thornton, dan Diana Elizabeth Jordan, menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas kerja keras tim.
"Representasi autentik itu sangat, sangat penting. The Pitt telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam hal cerita dan representasi yang autentik," kata Anderson.
Casting director Cathy Sandrich, yang menerima trofi untuk tim casting, memberi kredit kepada kreator John Wells, R. Scott Gemmill, dan Noah Wyle. Menurutnya, ketiganya berkomitmen menampilkan cerita yang mencerminkan dunia dan komunitas yang selama ini kurang terwakili di televisi.
Friml membuka acara dengan monolog yang menyebut pertemuan itu sebagai "peristiwa disabilitas massal" — plesetan dari istilah medis mass disabling event. Ia juga menguraikan singkatan DARCYS dengan versinya sendiri: "Yeah, you're a good person for watching this."
Sindiran tajam diarahkan ke industri kesehatan, merujuk The Pitt yang masuk nominasi. "Satu-satunya cara mendapat layanan kesehatan sekarang adalah pergi ke rumah sakit palsu," katanya, lalu menambah, "Saya masih dalam program cicilan dengan Doc McStuffins, padahal itu sudah selesai enam tahun lalu."
Bagian paling ditunggu adalah segmen "in memoriam" versi Friml. Alih-alih mengenang figur industri yang wafat, ia "menguburkan" trope disabilitas di layar: karakter yang lebih memilih mati daripada hidup dengan disabilitas, penyembuhan ajaib, praktik "cripping up" alias aktor non-disabilitas memerankan tokoh disabilitas, dan "mata berkaca-kaca".
Untuk trope pertama, ia berkelakar, "Kariermu sebagai petinju mungkin berakhir, tapi sudah coba telemarketing?" Untuk "mata berkaca-kaca", ia melontarkan punchline lain: "Saya tidak mau Michael B. Jordan menangis karena anak anjing mati. Saya mau dia menangis karena perempuan cantik masih hidup."
Penghargaan yang lahir dari program lama Media Access Awards ini menandai babak baru bagi advokasi representasi disabilitas di Hollywood. Dengan format kompetitif dan daftar pemenang yang mencakup produksi besar maupun dokumenter independen, DARCYS menempatkan isu representasi sebagai agenda industri, bukan sekadar perayaan tahunan.