Pemkot Palu Siapkan Kawasan Jalan Layang Silabeta Jadi Pusat UMKM Wisata, Bertahap Hingga 2027

Penulis: Andi Pratama  •  Jumat, 18 September 2026 | 10:24:01 WIB

Pemerintah Kota Palu menyiapkan pemanfaatan ruang di sekitar kawasan jalan layang atau elevated road untuk pengembangan UMKM berbasis wisata. Kawasan yang mencakup wilayah Silae, Lere, Besusu, dan Talise (Silabeta) itu diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi warga. Pemkot menargetkan pengembangan mulai berjalan hingga 2027 dan kawasan tumbuh pada 2028-2029.

PALU — Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu Rahmad Mustafa menyatakan kawasan sekitar elevated road masuk program strategis Pemkot Palu. Pemerintah saat ini mematangkan perencanaan lewat koordinasi dengan instansi vertikal dan antar-OPD.

Koordinasi itu mencakup dukungan pelaksanaan anggaran hingga persiapan pengembangan kawasan secara keseluruhan. Menurut Rahmad, tahap yang berjalan sekarang masih sebatas penjajakan lintas lembaga.

Silabeta Jadi Titik Fokus Pertumbuhan Ekonomi

Empat wilayah yang masuk cakupan pengembangan adalah Silae, Lere, Besusu, dan Talise. Kawasan ini diarahkan menampung kegiatan masyarakat, terutama UMKM berbasis wisata.

"Elevated road dikembangkan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi merupakan program strategis dari Pemerintah Kota Palu, khususnya kawasan di sekitar elevated road atau wilayah Silae, Lere, Besusu, Talise (Silabeta)," kata Rahmad di Palu, Kamis.

Ia menambahkan kawasan itu nantinya bisa dimanfaatkan langsung oleh warga. Beragam kegiatan ekonomi direncanakan tumbuh di sana, tidak hanya sektor wisata.

Mitigasi Bencana Masuk Pertimbangan Pembangunan

Wilayah sekitar jalan layang Palu berada di zona dengan potensi kerawanan bencana. Pemkot memastikan aspek keamanan dan mitigasi dibahas bersamaan dengan rencana pembangunan ekonomi serta infrastruktur.

"Iya, tentu pembangunan yang nanti akan dilaksanakan juga akan mempertimbangkan mitigasi. Kita akan mempertimbangkan semua aspek," ujar Rahmad.

Pendekatan itu sejalan dengan visi Kota Palu sebagai kota tangguh, berkelanjutan, dan berdaya saing. Pemkot menyebut konsep ini memadukan aksesibilitas, estetika kota, ketangguhan bencana, dan ekonomi kreatif masyarakat.

Target Bertahap: Berjalan 2027, Tumbuh 2028-2029

Pemkot Palu menargetkan pengembangan kawasan mulai berjalan hingga 2027. Pada 2028-2029, kawasan itu diharapkan mulai tumbuh dan bisa dimanfaatkan sesuai perencanaan strategis.

"Yang saat ini dilakukan baru melakukan koordinasi dengan instansi vertikal, termasuk balai-balai wilayah, kemudian koordinasi di internal antar-OPD untuk bagaimana kita mempersiapkan secara keseluruhan," ujarnya.

Rahmad menegaskan rencana induknya adalah menjadikan kawasan sekitar elevated road sebagai ruang ekonomi yang bisa dipakai masyarakat. "Harapan atau rencana dari Pemerintah Kota Palu bahwa kawasan itu menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi yang bisa dimanfaatkan," katanya.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top