IMIP Pasang 3.245 Unit Drainase Beton di Trans Sulawesi Morowali, Target Rampung Desember 2026

Penulis: Eko Saputro  •  Rabu, 16 September 2026 | 19:35:01 WIB
Pekerja memasang drainase beton precast U-ditch di ruas jalan nasional Trans Sulawesi, Kecamatan Bahodopi, Morowali.

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memasang 3.245 unit drainase beton precast U-ditch di ruas jalan nasional Trans Sulawesi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Pekerjaan yang menargetkan total 4.411 unit hingga Desember 2026 itu menyasar aliran air agar tidak menggenangi badan jalan yang setiap hari dilintasi warga dan kendaraan industri. Perusahaan menyebut penataan ini sebagai dukungan terhadap pemerintah pusat dan daerah dalam membenahi aksesibilitas sarana umum di sekitar kawasan industri.

MOROWALI — Head of Department CSR PT IMIP Tommy Adi Prayogo menyatakan pemasangan drainase beton precast U-ditch itu membentang sepanjang 9.078 meter di ruas jalan nasional Trans Sulawesi. Dari jumlah tersebut, 3.245 unit sudah terpasang dan pekerjaan berlanjut hingga akhir tahun.

"Salah satu wujud kontribusi penataan infrastruktur itu berupa pemasangan drainase beton precast U-ditch sepanjang 9.078 meter di ruas jalan nasional Trans Sulawesi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah," kata Tommy di Morowali, Rabu.

Ia menyebut total unit yang diproyeksikan terpasang sampai akhir tahun ini mencapai 4.411 unit. Penataan difokuskan di Kecamatan Bahodopi, wilayah yang dilintasi jalur mobilitas tinggi antara kawasan industri dan permukiman warga.

Aliran Air Jadi Fokus, Bukan Sekadar Panjang Saluran

Menurut Tommy, manfaat pembangunan drainase tidak hanya mendukung kebutuhan kawasan industri. Sarana itu berada di sepanjang jalur yang digunakan masyarakat umum setiap hari.

"Penataan drainase ini bertujuan memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan, serta mendukung kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pengguna jalan di sekitar kawasan industri," ujarnya.

Ia menegaskan pemasangan U-ditch bukan hanya berfokus pada proyek fisik dan panjang saluran. Pekerjaan itu bagian dari pembenahan sistem drainase kawasan industri Bahodopi secara menyeluruh, dirancang sesuai kondisi wilayah setempat.

Pekerjaan Berlanjut dari Labota ke Keurea dan Fatufia

Pada 2025, IMIP membangun drainase sepanjang 3,6 kilometer di Desa Labota. Pekerjaan kemudian berlanjut ke wilayah Keurea dan Fatufia.

Hingga April 2026, pembangunan drainase beton di Desa Fatufia terealisasi sekitar 1 kilometer. Titik pekerjaan mulai dari perbatasan desa, melintasi Keurea, hingga depan kantor IMIP.

"Ini penting, mengingat jalan nasional Trans Sulawesi merupakan jalur dengan mobilitas masyarakat dan kendaraan yang tinggi. Dengan sistem drainase yang berfungsi baik, diharapkan limpasan air hujan dapat mengalir lebih lancar sehingga mengurangi potensi genangan di sekitar badan jalan," kata Tommy.

Ia menambahkan IMIP turut memastikan kelancaran saluran air agar area sekitar kawasan industri tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Perbaikan Jalan Rusak di 10 Titik Sebelumnya

Pada Februari 2026, IMIP melakukan perbaikan darurat di 10 titik jalan rusak atau penimbunan sepanjang 1,29 kilometer. Sebelumnya, perusahaan menyelesaikan peningkatan kondisi jalan nasional sepanjang 1,6 kilometer di 18 titik.

"Harapannya melalui penguatan infrastruktur publik ini, IMIP dapat terus mendorong mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya ekonomi yang terus bertumbuh seiring aktivitas industri," ujar Tommy.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top