SULAWESI TENGAH — Final Seri V ITF World Tennis Tour M-15 mempertemukan dua karakter permainan berbeda. Karan, juara bertahan Seri V, mengandalkan ketenangan dan akurasi penempatan bola. Chang, juara UTR PTT, mengusung kelincahan, kecepatan, dan servis keras.
Di set pertama, Karan mampu meredam kelincahan dan kecepatan Chang. Pertarungan ketat berlanjut hingga tie break, yang dimenangkan Karan dengan skor 7-6 (5).
Memasuki set kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Chang meningkatkan tekanan lewat sergapan voli depan net dan senjata servis kerasnya.
Karan merespons perubahan strategi itu. Pada game ke-11, ia berhasil mematahkan servis lawannya untuk memimpin 6-5. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Karan menutup set kedua 7-5 lewat servisnya sendiri.
Gelar juara tunggal putra Seri V membawa Karan meraih hadiah uang 2.160 USD plus tambahan 15 poin ATP. Chang berhak atas 1.272 USD serta trofi.
Trofi diserahkan oleh Heru Gunawan selaku Area Business Team Leader BNI Kanwil Denpasar, didampingi Bayu Anggoro Widyanto CFO Paiton Energi.
Dua gelar beruntun di Bali membuat Karan senang. Meski begitu, ia tidak ingin cepat puas karena merasa masih bisa tampil lebih baik.
"Senang dan bahagia atas pencapaian hasil pada seri 4 dan 5 di Bali. Saya memang jadi juara, tapi laga hari ini tidak mudah karena Alexander Chang juga bermain bagus," ujar Karan dalam rilis kepada detikSport.
Setelah Seri V, Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 rehat kurang lebih dua bulan. Turnamen bergulir lagi bulan Desember dengan dua seri: M-15 pada 21-26 Desember, dilanjutkan M-25 pada 28 Desember-3 Januari 2027.