SULAWESI TENGAH — Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, pada Rabu (9/9). Surat izin keamanan dari kepolisian untuk laga pekan kedua Super League 2026/2027 itu sudah diterima manajemen Macan Kemayoran.
Kepastian ini memutus dahaga suporter Persija yang sudah lama tak menyaksikan tim kesayangannya berlaga di GBK. Terakhir kali Persija menggelar laga kandang di stadion kebanggaan nasional tersebut terjadi pada 2019 silam.
Selama periode 2019 hingga musim lalu, Persija selalu menjalani laga kandang di luar Jakarta. Situasi itu membuat atmosfer laga kandang yang sesungguhnya tak pernah benar-benar mereka rasakan.
"Sudah resmi [pertandingan Persija versus Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno] ya. Alhamdulilah. Semoga menang tiga poin untuk Persija," ujar Prapanca kepada CNN Indonesia.
Ambisi meraih poin penuh itu bukan tanpa dasar. Persija datang dengan modal positif usai mencuri kemenangan 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Sementara Persib juga dalam kepercayaan diri tinggi setelah menundukkan PSM Makassar 3-1 di Bandung.
Dalam Super League 2026/2027, Persija sejatinya mendaftarkan dua stadion sebagai markas, yakni GBK dan Jakarta International Stadium (JIS). Namun, JIS hingga kini masih dalam masa perawatan sehingga belum bisa digunakan.
Sebelum mengajukan surat izin keramaian ke kepolisian, manajemen Persija lebih dulu meminta izin penggunaan GBK kepada PPKGBK dan PSSI. Proses administrasi itu disebut berjalan lancar.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, sebelumnya sempat menyebut laga bertajuk Derbi Indonesia ini baru mendapat izin lisan dari kepolisian. Kini, setelah izin tertulis terbit, kepastian penggunaan GBK pun tak lagi menggantung.