SULAWESI TENGAH — Bagi masyarakat yang tengah memantau pergerakan logam mulia, penurunan harga perak ini bisa menjadi momen untuk mulai menimbang pembelian. Pasalnya, perak kerap dijadikan alternatif investasi di samping emas karena harga per gramnya yang lebih terjangkau.
Antam tidak hanya menjual perak dalam bentuk batangan besar. Ada beberapa varian produk yang ditawarkan, mulai dari koin edisi khusus hingga batangan berukuran besar. Berikut rincian harga terbaru yang perlu diketahui calon pembeli:
Produk koin edisi khusus dengan berat 31,1 gram ini dibanderol dengan harga dasar Rp 2.813.756. Jika ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, konsumen harus menyiapkan dana Rp 3.123.269 untuk membawanya pulang.
Untuk kebutuhan investasi dengan nilai lebih besar, Antam menyediakan perak murni ukuran 250 gram yang dibanderol Rp 11.737.500. Setelah dikenakan PPN 11 persen, harganya menjadi Rp 13.028.625. Sementara untuk ukuran 500 gram, harga dasarnya mencapai Rp 22.675.000 dan menjadi Rp 25.169.250 setelah pajak.
Antam juga memasarkan seri Heritage dengan desain khusus. Varian 31,1 gram dijual dengan harga dasar Rp 1.958.178, atau Rp 2.173.578 setelah PPN. Adapun varian bobot 186,6 gram dibanderol Rp 10.627.606 dan menjadi Rp 11.796.643 jika sudah termasuk pajak.
Sebagai komoditas logam mulia, harga perak sangat dipengaruhi oleh pergerakan pasar global. Permintaan industri, kondisi ekonomi, hingga nilai tukar dolar AS menjadi faktor utama yang membuat harga hariannya fluktuatif. Antam, sebagai bagian dari holding BUMN pertambangan MIND ID, menyesuaikan harga jualnya setiap hari mengikuti dinamika tersebut.
Perak sendiri merupakan unsur kimia berlambang Ag dengan nomor atom 47. Logam ini tidak hanya dipakai untuk perhiasan, tetapi juga menjadi bahan baku penting di sektor industri dan instrumen investasi dalam bentuk koin maupun batangan.
Bagi calon pembeli, penting untuk mencermati selisih antara harga dasar dan harga setelah pajak. Skema PPN 11 persen yang diterapkan pada produk perak Antam membuat total pengeluaran menjadi lebih besar dari angka yang tertera di awal, sehingga perhitungan anggaran perlu dilakukan dengan cermat sebelum bertransaksi.