Film Naza dari Sineas No Other Land Masuk Kompetisi Venice 2025

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 16:19:31 WIB
Film "Naza" karya sineas Yuval Abraham dan Rachel Szor resmi masuk Kompetisi Utama Venice Film Festival 2025.

SULAWESI TENGAH — Venice Film Festival kembali memanaskan persaingan tahun ini dengan memasukkan Naza ke dalam lineup Kompetisi utama. Film ini menjadi salah satu karya yang paling dinanti karena mengangkat isu kemanusiaan yang sensitif, dan langsung ditangani oleh sineas-sineas pemenang penghargaan internasional.

Premis dan Kru di Balik Layar

Sinopsis resmi Naza menyebut film ini ditembak pada malam hari di atap-atap gedung Tel Aviv. Dokumenter ini membeberkan secara rinci sistem di balik pembunuhan massal warga sipil Palestina di Gaza yang disebut dilakukan secara terukur oleh Israel.

Yuval Abraham dan Rachel Szor, dua dari empat sutradara film No Other Land yang meraih Oscar 2025, kembali berkolaborasi dalam proyek ini. No Other Land sendiri sebelumnya sukses menyita perhatian dunia karena mengangkat perjuangan warga Masafer Yatta melawan penggusuran militer Israel.

Di belakang layar, Naza diproduksi oleh The Guardian bersama James Wilson dari JW Films. Wilson berpasangan dengan Jonathan Glazer yang bertindak sebagai eksekutif produser. Duo ini sebelumnya dikenal lewat film The Zone of Interest yang memenangkan Oscar. Pidato mereka di ajang Academy Awards sempat menjadi perbincangan hangat karena mengangkat isu konflik yang sama.

Jadwal Tayang Perdana di Venice

Naza akan diputar di Sala Grande, Palazzo del Cinema, pada 10 September pukul 17.15 waktu setempat. Pemutaran perdana ini akan dihadiri langsung oleh para sutradara, produser, jurnalis The Guardian, serta delegasi resmi film.

Masuknya Naza menambah daftar debutan di Kompetisi Venice tahun ini. Abraham dan Szor bergabung dengan sembilan sutradara lain yang juga membawa film pertamanya ke ajang ini, termasuk Casey Affleck, Danny Boyle, dan Ilya Khrzhanovsky.

Konteks Industri dan Harapan

Kehadiran Naza di Venice menegaskan tren kuatnya film dokumenter bernuansa politik di festival besar. Setelah kesuksesan No Other Land yang memenangkan Oscar untuk kategori Dokumenter Fitur, karya terbaru Abraham dan Szor ini punya ekspektasi tinggi untuk kembali bersaing di musim penghargaan.

Keterlibatan The Guardian dan Jonathan Glazer juga menambah bobot produksi. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif jurnalistik yang tajam dengan pendekatan sinematik yang kuat, sekaligus memantik diskusi global yang lebih luas.

Bagi penonton Indonesia, Naza menjadi salah satu judul yang patut dinantikan, terutama bagi yang mengikuti perkembangan isu kemanusiaan dan sinema dunia. Venice Film Festival sendiri berlangsung hingga pertengahan September, dan pengumuman pemenang akan menjadi penutup yang dinanti.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top