169 Personel Gabungan Padamkan Karhutla 10 Hektare di Donggala, TNI Kerahkan Drone Deteksi Titik Api

Penulis: Eko Saputro  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:30:31 WIB
personel gabungan memadamkan karhutla seluas 10 hektare di Desa Alindau, Donggala, Sulawesi Tengah.

Sebanyak 169 personel gabungan TNI, BPBD, pemadam kebakaran, kepolisian, dan warga berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda area sekitar 10 hektare di Desa Alindau, Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Pemadaman dilakukan secara intensif sejak Kamis pagi setelah drone milik personel Yonif TP 873/MM mendeteksi tiga titik api di dua dusun.

DONGGALA — Operasi pemadaman karhutla di Desa Alindau melibatkan 87 personel TNI, 14 personel BPBD, 14 personel pemadam kebakaran, empat personel Polsek Sindue, serta 50 warga setempat. Dukungan armada dikerahkan penuh, termasuk mobil pemadam kebakaran milik TNI dan Pemerintah Kabupaten Donggala serta pompa punggung untuk menjangkau area yang sulit dilalui.

Drone Mendeteksi Tiga Titik Api di Dua Dusun

Berdasarkan hasil pemantauan udara menggunakan drone pada Kamis (20/8) pukul 06.03 WITA, petugas menemukan tiga titik api yang tersebar di Dusun II dan Dusun VI. Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan apel pengecekan personel sebelum tim gabungan bergerak menuju lokasi kejadian.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XXIII/Palaka Wira, Letkol Inf Ronald Patty, mengatakan penanganan dilakukan dengan mengedepankan deteksi dini berbasis teknologi. "Penanganan dilakukan secara intensif dengan mengedepankan deteksi titik api menggunakan drone, pengerahan personel ke lokasi, serta dukungan kendaraan dan peralatan pemadaman," ujarnya di Palu, Sabtu.

Dua Titik Api Padam di Siang Hari, Satu Masih Menyala

Upaya pemadaman pada tahap awal berhasil menjinakkan dua titik api hingga siang hari. Namun, satu titik api di Dusun II masih menyala dan membutuhkan penanganan lanjutan. Personel Kodim 1306/KP bersama Yonif TP 873/MM dan Brigif TP 30/KN kembali diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan sisa api tersebut.

"Seluruh titik api di Dusun II dan Dusun VI akhirnya berhasil dipadamkan," kata Ronald Patty menegaskan hasil operasi tersebut.

Pemantauan Lanjutan untuk Cegah Api Muncul Kembali

Setelah seluruh titik api dinyatakan padam, personel tidak langsung menarik diri. Pengecekan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang bisa memicu kebakaran kembali. "Setelah seluruh titik api dinyatakan padam, personel kembali ke satuan masing-masing," jelasnya.

Kodam XXIII/Palaka Wira menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama mencegah karhutla meluas sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top