Personel TNI-Polri dan Warga Bahodopi Kerja Bakti Angkat Tumpukan Sampah di Aliran Sungai

Penulis: Eko Saputro  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:39:02 WIB
Personel TNI-Polri bersama warga mengangkat tumpukan sampah di aliran Sungai Bahodopi, Morowali, dalam kegiatan kerja bakti.

Personel Koramil 1311-09/Bahodopi bersama Polsek Bahodopi, Pemerintah Desa, dan warga menggelar kerja bakti membersihkan tumpukan sampah di Sungai Bahodopi, Morowali. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap sehat.

MOROWALI — Aliran Sungai Bahodopi kembali lancar setelah personel TNI-Polri, perangkat desa, dan warga bahu-membahu mengangkut sampah yang menumpuk di badan sungai. Kerja bakti ini dipimpin langsung oleh Bati Bakti Pelda Kahar dari Koramil 1311-09/Bahodopi.

Dengan peralatan seadanya—cangkul, karung, dan sarung tangan—satu per satu sampah diangkat dari aliran sungai. Suasana kerja berat itu diiringi canda tawa, namun hasilnya langsung terlihat: aliran air kembali normal dan lingkungan sekitar pun tampak lebih bersih.

Sinergi TNI-Polri dan Warga Cegah Banjir

Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih rutin. Lebih dari itu, aksi ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI-Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Gotong royong semacam ini dinilai efektif mencegah potensi banjir di musim hujan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif warga.

Bati Bakti Pelda Kahar menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. "Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan lingkungan dapat tetap bersih serta nyaman," ujarnya di sela kegiatan.

Harapan Agar Warga Tak Buang Sampah Sembarangan

Pihak Polsek Bahodopi dan Pemerintah Desa berharap aksi ini bisa menjadi contoh bagi warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai. Kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai selama ini menjadi penyebab utama penumpukan sampah dan pendangkalan sungai.

Mereka berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat setelah melihat langsung manfaat kerja bakti ini. Sungai yang bersih dinilai krusial untuk menjaga kenyamanan dan keamanan desa, terutama saat curah hujan tinggi.

Kalau bukan warga sendiri yang menjaga, siapa lagi? Sungai bersih, desa aman, dan Bahodopi pun menjadi lebih nyaman untuk ditinggali.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: bedahnusantaraindonesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top