SULAWESI TENGAH — Pembaruan Windows 11 berikutnya berpotensi membawa perubahan signifikan pada cara pengguna mengelola privasi perangkat. Sebuah fitur tersembunyi dalam build Windows Insider eksperimental 26340.9212 mengindikasikan bahwa Microsoft tengah mengembangkan kontrol izin kamera dan mikrofon yang lebih spesifik untuk aplikasi Win32.
Temuan ini pertama kali diungkap oleh pengguna X (sebelumnya Twitter) dengan akun @jakub25050. Klaimnya kemudian diverifikasi oleh akun pemerhati Windows, @phantomofearth, yang mengonfirmasi bahwa perubahan serupa muncul di sistemnya setelah mengaktifkan fitur identitas bernama Win32SignatureIdentity dengan kode 60730253. Menariknya, @jakub25050 menyebut tidak perlu mengaktifkan flag fitur apa pun untuk melihat opsi baru ini.
Perlu dicatat, Microsoft belum mengumumkan fitur ini secara resmi dalam catatan rilis untuk build Windows Insider terbaru. Build 26340.9212 sendiri mulai dikirimkan ke penguji di kanal Experimental pada 17 Agustus 2026.
Selama ini, Windows 11 sebenarnya sudah memiliki opsi untuk mengizinkan atau memblokir akses kamera dan mikrofon untuk aplikasi desktop. Namun, kontrol per aplikasi (per-app) hanya tersedia untuk jenis aplikasi tertentu, seperti UWP/MSIX. Untuk aplikasi Win32—format aplikasi desktop tradisional yang banyak digunakan—pengaturan hanya bisa dilakukan secara global untuk semua aplikasi sekaligus.
Artinya, jika pengguna ingin menggunakan webcam di browser Chrome, izin tersebut otomatis berlaku untuk semua aplikasi desktop lain yang membutuhkan akses kamera. Tidak ada cara untuk membatasi izin hanya untuk Chrome saja.
Dengan fitur baru ini, pengguna bisa memberikan izin kamera dan mikrofon secara spesifik untuk satu aplikasi Win32 dan menolaknya untuk aplikasi lain. Ini merupakan penambahan yang substansial mengingat banyak program populer berformat Win32, termasuk Discord, Chrome, dan platform game seperti Steam.
Kontrol privasi granular seperti ini sudah menjadi standar di ekosistem smartphone. Baik Android maupun iOS telah lama memiliki pengaturan izin per aplikasi yang memungkinkan pengguna menentukan aplikasi mana saja yang boleh mengakses kamera, mikrofon, atau lokasi.
Kehadiran fitur serupa di Windows 11 akan memberikan ketenangan pikiran lebih bagi pengguna yang kerap menggunakan laptop untuk bekerja atau rapat daring. Pengguna tidak perlu lagi khawatir aplikasi latar yang tidak dikenal bisa mengakses perangkat keras secara diam-diam ketika izin global diberikan.
Selain itu, pengaturan ini juga membantu pengguna yang menggunakan aplikasi tertentu secara bergantian. Misalnya, pengguna bisa mengizinkan akses kamera untuk aplikasi konferensi video, tetapi menolaknya untuk aplikasi lain yang tidak membutuhkan.
Fitur ini masih dalam tahap pengujian di kanal Experimental untuk Windows Insider. Kanal ini biasanya digunakan untuk menguji fitur yang belum stabil dan mungkin tidak akan dirilis dalam waktu dekat.
Jika proses pengujian berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti, fitur kontrol kamera dan mikrofon per aplikasi untuk Win32 ini berpeluang besar dirilis ke semua pengguna Windows 11 dalam beberapa pembaruan ke depan. Namun, Microsoft belum memberikan jadwal pasti mengenai kapan fitur ini akan tersedia secara luas.
Untuk saat ini, pengguna Windows 11 reguler masih bisa memanfaatkan pengaturan privasi yang ada dengan meninjau aplikasi mana saja yang memiliki akses ke kamera dan mikrofon melalui menu Settings > Privacy & Security. Meski tidak se-spesifik fitur baru nanti, langkah ini tetap membantu meminimalkan risiko penyalahgunaan izin oleh aplikasi yang tidak dikenal.