SULAWESI TENGAH — Gempa yang mengguncang wilayah NTT sempat memutus akses komunikasi warga di sejumlah titik. Namun, tim teknis TelkomGroup bergerak cepat memperbaiki jaringan agar masyarakat bisa kembali terhubung dengan keluarga maupun layanan darurat.
Dalam keterangan resminya, manajemen menyampaikan bahwa proses perbaikan dilakukan secara paralel di beberapa lokasi prioritas. Fokus utama diarahkan pada titik-titik kritis dan jalur backbone utama yang menjadi tulang punggung lalu lintas data di wilayah tersebut.
Pemulihan tidak hanya mencakup jaringan komersial biasa, tetapi juga infrastruktur pendukung yang melayani kebutuhan publik. Tim gabungan dikerahkan untuk memastikan layanan suara, data, dan akses internet pulih bersamaan.
Dengan tuntasnya perbaikan ini, masyarakat di lokasi terdampak dapat kembali menggunakan layanan telekomunikasi seperti sedia kala. Hal ini dinilai krusial, terutama untuk mendukung proses pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.
Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau kondisi jaringan di NTT. Langkah antisipasi disiapkan guna menjaga stabilitas layanan apabila terjadi gempa susulan di kemudian hari.
Proses pemulihan yang rampung dalam tiga hari tersebut merupakan hasil koordinasi cepat antara tim teknis di lapangan dan pusat kendali. Seluruh elemen TelkomGroup diterjunkan untuk memastikan tidak ada wilayah yang terlewat dari perbaikan.
Konektivitas yang normal kembali menjadi kabar baik bagi warga NTT, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan yang sangat bergantung pada jaringan telekomunikasi. Aktivitas ekonomi digital, layanan perbankan, hingga komunikasi antardesa diharapkan segera berjalan normal.
Keberhasilan pemulihan ini menegaskan kesiapan infrastruktur TelkomGroup dalam menghadapi situasi darurat. Peristiwa di NTT menjadi uji nyata ketangguhan jaringan nasional dalam merespons bencana alam dengan cepat dan efektif.