SULAWESI TENGAH — Gempa yang mengguncang wilayah Ruteng tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga melumpuhkan aktivitas warga. Melalui program Relawan Bakti BUMN (RBB) 2026, Pupuk Indonesia hadir memberikan bantuan logistik dan pendampingan psikososial bagi mereka yang paling terdampak.
Tim relawan yang diterjunkan ke lokasi fokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak para pengungsi. Program tanggap bencana ini dirancang untuk menjawab persoalan pangan dan kesehatan mental warga yang berada di lokasi pengungsian.
Beberapa kegiatan yang dijalankan meliputi pendirian dapur umum untuk memastikan warga mendapatkan makanan hangat, serta layanan trauma healing bagi anak-anak dan orang dewasa yang mengalami tekanan psikologis pascagempa. Bantuan logistik lain juga disalurkan untuk menunjang kebutuhan harian para korban.
Kehadiran Relawan Bakti BUMN merupakan wujud nyata sinergi BUMN dalam aksi kemanusiaan. Bagi warga Manggarai, kehadiran tim ini menjadi penolong di tengah keterbatasan akses dan sumber daya pascabencana.
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Pupuk Indonesia yang tidak hanya berfokus pada sektor industri, tetapi juga pada kepedulian sosial. Aksi di Ruteng ini adalah bagian dari rangkaian panjang program RBB yang berkelanjutan di berbagai daerah rawan bencana di Indonesia.
Setelah masa tanggap darurat, tantangan terbesar yang dihadapi warga adalah pemulihan ekonomi dan rehabilitasi tempat tinggal. Bantuan dari Pupuk Indonesia diharapkan menjadi katalis bagi upaya pemulihan yang lebih besar dari berbagai pihak.
Program yang berjalan di Ruteng ini setidaknya memberikan harapan baru bagi para korban untuk segera bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka pascabencana. Sinergi antara BUMN dan masyarakat ini menjadi modal penting dalam proses rekonstruksi wilayah yang lebih tangguh ke depannya.