Mamadou Sangare Bisa Jadi Pembelian Terbaik Premier League Musim Ini, Brentford Dapat Permata dari Ligue 1

Penulis: Eko Saputro  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:46:31 WIB
Brentford resmi memperkenalkan Mamadou Sangare sebagai rekrutan anyar mereka pada musim ini.

SULAWESI TENGAH — Mamadou Sangare bukan nama asing bagi penggemar Ligue 1. Gelandang berusia 24 tahun itu menjadi salah satu pilar utama RC Lens saat finis sebagai runner-up dan meraih Piala Prancis musim lalu. Penampilannya yang konsisten mengantarnya masuk dalam Tim Terbaik Ligue 1, mengalahkan nama-nama seperti Joao Neves dan Fabian Ruiz.

Menariknya, Sangare memilih Brentford di tengah ketertarikan klub-klub raksasa Inggris. "Ada beberapa klub top di Premier League, raksasa sejati," ujar Tom Saintfiet, pelatih timnas Mali saat itu, kepada Sky Sports. Keputusan itu dianggap sebagai pernyataan berani dari pemain yang sebenarnya bisa tampil di Liga Champions bersama Lens.

Bukan Sekadar Gelandang Bertahan Tipikal

Statistik ball recovery dan tekel Sangare musim lalu memang luar biasa, bahkan disebut-sebut sebagai "Elliot Anderson-nya sepak bola Prancis" dalam hal duel dan intersep. Namun Saintfiet menegaskan bahwa Sangare bukanlah gelandang bertahan murni seperti Claude Makelele atau Gennaro Gattuso.

"Dia lebih ke No 8 daripada No 6, dan bahkan bisa bermain sebagai No 10. Kualitas multifungsinya adalah kekuatannya," jelas Saintfiet. Ia juga menambahkan bahwa Sangare sangat percaya diri saat membawa bola dan mampu menemukan solusi cepat di bawah tekanan, baik untuk umpan pendek maupun panjang.

Kemampuan itu memberi fleksibilitas bagi Brentford. Dengan kehadiran Yehor Yarmoliuk yang bisa menjaga lini belakang, Sangare punya kebebasan untuk maju dan merepotkan lawan. Saintfiet bahkan menyebut gaya bermain Sangare cocok untuk tim seperti Barcelona.

Ancaman dari Luar Kotak Penalti

Satu lagi keunggulan Sangare yang menonjol adalah tembakan jarak jauhnya. Musim lalu, hanya dua pemain di Ligue 1 yang melepaskan lebih banyak percobaan dari luar kotak penalti dibandingkan dirinya. Tanda-tanda awal di Brentford pun positif — ia mencetak gol pertamanya lewat tembakan jarak jauh dalam kemenangan 7-0 atas Eintracht Frankfurt di pramusim.

Saintfiet menilai Sangare sebenarnya bisa lebih subur lagi. "Dia punya tembakan yang sangat bagus dan tendangan bebas yang baik, tapi tidak selalu menggunakannya. Kadang dia terlalu mengutamakan tim, memberi peluang ke pemain lain padahal bisa menembak sendiri. Jika dia bisa menambah tiga, empat, atau lima gol per musim, itu akan lebih baik," katanya.

Adaptasi Kilat dan Tantangan Perdana

Sangare tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi saat pertama kali bergabung dengan Lens dari Rapid Vienna. Ia langsung menjadi sukses cerita di musim debutnya. Kini, tantangan yang sama menantinya di Premier League, yang dikenal dengan intensitas tinggi.

Laga melawan Tottenham di Gtech Community Stadium pada Sabtu (17/8) akan menjadi ujian pertamanya. Menariknya, mantan rekan setimnya di timnas Mali, Yves Bissouma, justru telah dilepas Spurs dan belum memiliki klub baru. Panggung Premier League sudah menunggu Sangare untuk membuktikan bahwa ia layak disebut sebagai salah satu rekrutan terbaik musim ini.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: skysports.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top