PALU — Ribuan warga memadati Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira di Tondo, Kota Palu, pada Sabtu malam (15/8). Mereka hadir dalam Pesta Rakyat memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira yang mengusung tema "Prajurit Perisai Rakyat, Bersama Membangun Negeri".
Momentum ini dimaknai bukan sekadar perayaan bertambahnya usia institusi, melainkan penguat komitmen pengabdian dan sinergi TNI dengan rakyat. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut keberadaan Kodam XXIII/Palaka Wira telah melengkapi kesempurnaan perangkat pemerintahan di provinsi itu.
"Atas nama masyarakat Sulawesi Tengah, saya menyampaikan rasa bangga. Di usia yang pertama ini, Kodam XXIII/Palaka Wira telah melengkapi kesempurnaan perangkat pemerintahan yang ada di Sulawesi Tengah," ujar Anwar Hafid di hadapan jajaran Forkopimda dan ratusan warga.
Menurutnya, hadirnya markas komando di Tondo ini diharapkan semakin memperkuat sistem pertahanan dan keamanan. Lebih dari itu, keberadaan Kodam ini juga memperkokoh hubungan antara TNI dan masyarakat di daerah.
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kondisi yang aman, tertib, damai, dan kondusif. Stabilitas tersebut menjadi fondasi penting agar investasi tumbuh, roda perekonomian bergerak, dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
"Dirgahayu Kodam XXIII/Palaka Wira yang pertama. Prajurit mengabdi sepenuh hati, Sulteng Nambaso untuk kita semua," ungkapnya.
Gubernur pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persaudaraan dan semangat gotong royong. Ia berharap Kodam XXIII/Palaka Wira semakin profesional dan dekat dengan rakyat.
"Semoga semakin solid, semakin kuat, dan semakin dicintai rakyat. Prajurit Perisai Rakyat, Bersama Membangun Negeri," tutupnya.
Pesta rakyat tersebut turut dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Muhidin Mohamad Said, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, dan Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan. Hadir pula Forkopimda Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, para bupati/wali kota, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sulteng.
Kehadiran ratusan masyarakat dalam acara ini mencerminkan kuatnya kedekatan TNI dengan rakyat. Semangat kebersamaan itu dinilai menjadi modal penting dalam menjaga dan membangun Sulawesi Tengah ke depan.