SULAWESI TENGAH — Kompetisi MotoGP 2026 akan memasuki putaran ke-11 akhir pekan ini di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Bagi Aprilia Racing, balapan ini menjadi momen krusial sebelum jeda musim panas.
Sirkuit sepanjang 3.670 meter ini dikenal sebagai salah satu trek paling menantang di kalender. Tata letak tikungan sempit yang didominasi belokan kiri dan arah berlawanan jarum jam kerap menyulitkan manajemen ban para pembalap.
Jorge Martin datang dengan modal positif. Podium ketiga di Assen pekan lalu membuatnya makin percaya diri di atas motor RS-GP26.
"Kami menghadapi Grand Prix ini dalam momen yang bagus, ditambah lagi saya sangat menyukai Sachsenring. Kami masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi saya yakin kami akan segera mencapai performa 100% berkat kerja keras Aprilia dan tim," ujar Martin dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).
Pembalap Spanyol itu juga memiliki rekam jejak apik di sirkuit legendaris Jerman tersebut. Target utamanya jelas: memperkuat posisi di puncak klasemen sementara sebelum paruh kedua musim dimulai.
"Target utamanya adalah memasuki paruh kedua musim dengan sensasi positif dan kesadaran bahwa kami telah memberikan seratus persen kemampuan kami hingga akhir," tambahnya.
Nasib berbeda dialami Marco Bezzecchi. Pembalap Italia yang sempat memimpin klasemen awal musim ini tiba di Sachsenring dengan misi pemulihan.
Pada balapan di Assen pekan lalu, Bezzecchi mengalami kecelakaan hebat yang memaksanya menyudahi balapan lebih awal. Kondisi fisiknya masih dalam tahap pemulihan.
"Saya senang dan sangat bersemangat untuk kembali menunggangi motor. Saya tentu berharap kondisi fisik saya bisa sedikit lebih membaik dalam beberapa hari ke depan, tetapi sejauh ini pemulihan saya berjalan dengan baik," tuturnya.
Bezzecchi menekankan pentingnya kebersamaan tim setelah insiden di Belanda. "Saya sudah tidak sabar untuk berkumpul lagi dengan tim saya karena, setelah apa yang terjadi di Assen, kami perlu saling menguatkan dan terus menatap masa depan bersama-sama," ungkapnya.
Sirkuit Sachsenring menuntut fisik dan konsentrasi tinggi. Dengan panjang lintasan yang relatif pendek, tikungan demi tikungan harus dilahap dengan presisi tanpa celah.
Bagi Aprilia, akhir pekan ini menjadi ajang pembuktian. Dua pembalapnya datang dengan kondisi berbeda—Martin dalam tren naik, Bezzecchi dalam masa pemulihan—tapi satu target sama: hasil maksimal sebelum jeda musim panas.