SULAWESI TENGAH — Bournemouth tampil perkasa di kandang sendiri dan mematahkan asa Manchester City yang membutuhkan kemenangan untuk membawa persaingan gelar ke pekan terakhir. Hasil ini sekaligus memastikan The Cherries untuk pertama kalinya dalam sejarah klub akan bermain di kompetisi Eropa musim depan.
Anak asuh Andoni Iraola datang dengan rekor tak terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir dan langsung menunjukkan kualitasnya. Sisi kiri pertahanan City menjadi sasaran empuk serangan Bournemouth.
Peluang emas pertama tim tuan rumah datang melalui Evanilson. Umpan silang Marcus Tavernier gagal dimaksimalkan menjadi gol setelah tendangannya melambung di atas mistar, meski kemudian offside lebih dulu.
Menjelang akhir babak pertama, kerja sama apik Tavernier dan Adrien Truffert kembali memecah pertahanan City. Truffert menarik bola ke belakang untuk Junior Kroupi di tepi kotak penalti. Pemain remaja itu melepaskan tembakan melengkung ke sudut kanan atas gawang Gianluigi Donnarumma yang tak mampu dijangkau.
Pep Guardiola mencoba merespons dengan memasukkan pemain segar, termasuk menarik keluar Antoine Semenyo yang mendapat sambutan hangat dari suporter Bournemouth. Namun, dominasi tetap dipegang tim tuan rumah.
Bournemouth nyaris menggandakan keunggulan melalui Rayan yang tembakannya mengenai tiang gawang. David Brooks juga dua kali mengancam, namun Donnarumma masih bisa mengamankan gawangnya.
Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Manchester City akhirnya menemukan gol. Kemelut di kotak penalti membuat sundulan Rodri membentur mistar gawang. Bola muntah langsung disambar Erling Haaland dengan tendangan keras yang memantul ke tiang sebelum melewati garis gawang.
Gol Haaland datang terlalu terlambat untuk menyelamatkan City. Hasil imbang ini memastikan Arsenal mengangkat trofi Premier League tanpa perlu menunggu laga terakhir. Bagi Bournemouth, satu poin ini sudah cukup untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya, dengan kans masih terbuka untuk lolos ke Liga Champions di akhir musim nanti.