Waket I DPRD Sulteng Arnila Sambut Langsung Kapolda Baru di Bandara Palu, Sinergi Forkopimda Diperkuat

Penulis: Budi Santoso  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23:45 WIB
Waket I DPRD Sulteng Arnila menyambut Kapolda baru Brigjen Pol. Nasri Sulaiman di Bandara Palu.

PALU — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai penyambutan Brigjen Pol. Nasri Sulaiman sebagai Kapolda Sulawesi Tengah yang baru di area ruang tunggu Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Selasa (19/5/2026). Politikus Partai NasDem itu tampak berjabat tangan dan menyapa langsung sang jenderal bintang satu begitu tiba di Kota Palu.

Arnila menegaskan bahwa kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam momen tersebut bukan sekadar seremoni belaka. “Momen ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, serta aparat keamanan dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Sinergi Tiga Pilar Jadi Fondasi Pembangunan Sulteng

Menurut Arnila, kolaborasi antara DPRD, Pemprov Sulteng, dan Polda Sulteng menjadi faktor vital dalam mendukung percepatan pembangunan. Ia menilai stabilitas keamanan adalah prasyarat mutlak agar iklim investasi dan proyek-proyek infrastruktur di provinsi ini bisa berjalan lancar.

“Kehadiran Kapolda yang baru diharapkan semakin memperkuat stabilitas dan keamanan daerah demi mendukung pembangunan Sulawesi Tengah,” kata Arnila dalam keterangannya, Selasa.

Harapan Baru di Bumi Tadulako

Arnila berharap Brigjen Pol. Nasri Sulaiman mampu membawa energi dan semangat baru dalam menjaga ketertiban masyarakat serta penegakan hukum di Sulteng. Prosesi penyambutan ini juga dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sulteng dan perwakilan Forkopimda lainnya.

Pergantian pucuk pimpinan kepolisian di Sulteng ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas pembangunan di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur jalan hingga kawasan industri. Sinergi yang solid antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dinilai krusial untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bisa menghambat laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: netiz.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top