Harga Emas Antam 18 Mei 2026 Turun Rp5.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi Rp7.000

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Senin, 18 Mei 2026 | 09:44:07 WIB
Harga emas Antam turun Rp5.000 per gram pada 18 Mei 2026 di Butik Emas Logam Mulia Jakarta.

SULAWESI TENGAH — Penurunan harga tersebut berlaku untuk pembelian di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta. Mengutip laman resmi Logam Mulia, Antam juga menetapkan harga jual untuk berbagai pecahan lainnya dengan rentang yang bervariasi, mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Rincian Harga Emas Antam per 18 Mei 2026

Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk seluruh pecahan yang tercatat pada hari ini:

  • Pecahan 0,5 gram: Rp1.434.000
  • Pecahan 1 gram: Rp2.764.000
  • Pecahan 5 gram: Rp13.320.000
  • Pecahan 10 gram: Rp26.385.000
  • Pecahan 25 gram: Rp65.587.000
  • Pecahan 50 gram: Rp130.995.000
  • Pecahan 100 gram: Rp261.812.000
  • Pecahan 250 gram: Rp654.015.000
  • Pecahan 500 gram: Rp1.307.820.000

Yang Perlu Diketahui Investor soal Pajak dan Buyback

Bagi investor yang berniat menjual kembali emas batangan, harga buyback yang ditetapkan Antam hari ini adalah Rp2.569.000 per gram. Angka ini lebih rendah Rp7.000 dibandingkan level buyback pada perdagangan sebelumnya.

Perlu dicatat, transaksi jual-beli emas Antam saat ini tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2022. Namun, pembeli tetap akan dikenakan Pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen, sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023. Bukti potong PPh 22 akan diterbitkan langsung oleh PT Antam Tbk sebagai penjual.

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang mencapai Rp195.000 per gram merupakan hal yang wajar di pasar logam mulia. Angka ini mencerminkan biaya produksi, margin, dan risiko yang ditanggung oleh penjual dalam proses pembelian kembali.

Prospek Emas di Tengah Volatilitas Pasar

Koreksi harga emas Antam terjadi di tengah gejolak pasar global yang masih dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga acuan Amerika Serikat dan penguatan dolar AS. Bagi investor ritel, pelemahan ini kerap dimanfaatkan sebagai momen akumulasi, terutama untuk investasi jangka panjang.

Namun, pelaku pasar perlu mencermati bahwa harga emas Antam tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas dunia, tetapi juga oleh nilai tukar rupiah dan kebijakan internal Antam. Volatilitas harian seperti yang terjadi pada hari ini adalah hal yang normal dan tidak serta-merta menjadi sinyal tren jangka panjang.

Investasi mengandung risiko. Keputusan pembelian emas sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing investor.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: economy.okezone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top