PALU — Kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Tengah mengoleksi dua medali perak dan tiga medali perunggu pada kejuaraan nasional yang digelar di Bandung, Jawa Barat, 9–12 Mei 2026. Hasil ini menempatkan Sulteng di posisi ke-19 dari 37 tim peserta.
Pelatih Karate Sulawesi Tengah, Fania Dwi Maharani, mengatakan raihan tersebut sudah sesuai dengan target awal tim. “Secara target medali kami sudah memenuhi target lima medali. Hasil ini juga menjadi gambaran kekuatan atlet Sulawesi Tengah untuk menghadapi Babak Kualifikasi PON mendatang,” ujar Fania.
Meski target tercapai, Fania menilai peluang meraih hasil lebih baik sebenarnya terbuka lebar. Ia menyoroti beberapa atlet yang gagal maksimal saat berlaga di babak perebutan medali perunggu dan final perebutan emas.
“Rata-rata atlet kami kalah di perebutan medali perunggu dan juga di final perebutan emas. Ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan mental bertanding dan penyelesaian akhir atlet bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Kejuaraan Piala Ketua PB FORKI ini menjadi ajang pemanasan penting bagi karateka Sulteng. Hasil dan evaluasi dari Bandung diharapkan menjadi modal berharga untuk menghadapi agenda nasional yang lebih besar, termasuk Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Dengan target yang sudah terpenuhi, fokus tim pelatih kini beralih pada penguatan aspek psikologis atlet agar lebih siap bersaing di level tertinggi.