Disdikbud Banggai Luncurkan Gerakan Membaca dan Belajar 2026, Siswa Wajib Belajar Satu Jam di Rumah

Penulis: Budi Santoso  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 20:09:02 WIB
Disdikbud Banggai meluncurkan Gerakan Membaca dan Belajar 2026 untuk seluruh siswa.

BANGGAI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai resmi meluncurkan program strategis bertajuk “Gerakan Membaca & Belajar” untuk tahun 2026. Program ini menyasar seluruh siswa di wilayah tersebut melalui dua kebijakan utama: pembiasaan belajar di rumah dan penguatan budaya membaca di sekolah.

Sekretaris Disdikbud Banggai, Samsul Bahri Lanta, yang mewakili Kepala Disdikbud Safrudin Hinelo, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Gerakan ini bukan hanya mendorong siswa agar rajin belajar, tetapi juga membangun disiplin, tanggung jawab, dan budaya membaca yang kuat sebagai pondasi pendidikan masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima gNews.co.id.

Dua Kebijakan Wajib yang Diterapkan

Pemerintah Kabupaten Banggai menerapkan kebijakan “Wajib Belajar 1 Jam di Rumah” bagi seluruh siswa. Kebijakan ini bertujuan membentuk kebiasaan belajar mandiri dan menanamkan karakter positif melalui rutinitas belajar yang konsisten di luar jam sekolah.

Selain itu, Disdikbud Banggai juga menerapkan program “Wajib Membaca 30 Menit Sebelum Pembelajaran” di sekolah-sekolah. Melalui kebijakan ini, siswa didorong untuk membiasakan diri membaca sebelum menerima materi pelajaran inti di kelas.

Target: Meningkatkan Indeks Literasi Siswa

Disdikbud Banggai menargetkan langkah tersebut mampu meningkatkan indeks literasi siswa secara signifikan sekaligus memperluas wawasan dan pengetahuan umum peserta didik. Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh siswa di Kabupaten Banggai tanpa terkecuali.

Kepala Disdikbud Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa gerakan ini menjadi langkah konkret Pemkab Banggai dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar.

Sinergi Guru, Orang Tua, dan Masyarakat

Disdikbud Banggai menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan sinergi antara guru, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat pendidikan di Kabupaten Banggai. Tanpa kolaborasi, kebijakan wajib belajar dan membaca ini sulit berjalan efektif.

Gerakan ini juga dikampanyekan melalui sejumlah tagar edukatif seperti BanggaiKabCerdas, BudayaMembaca, dan PendidikanBerkualitas. Tagar tersebut menjadi ajakan bersama untuk membangun generasi Banggai yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: gnews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top