Morowali Perkuat Sinergi Fiskal Demi DBH Lebih Andal Hadapi Boom Industri

Penulis: Budi Santoso  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18:42 WIB
Bupati Morowali menegaskan pentingnya sinergi fiskal untuk mendukung pembiayaan infrastruktur dan kesehatan daerah.

MOROWALI — Pertumbuhan kawasan industri di Morowali terus meningkat, namun dampaknya juga makin terasa. Bupati Ikhsan menilai infrastruktur rusak dan persoalan kesehatan jadi dua beban paling mendesak yang harus ditanggung daerah. Dana Bagi Hasil perpajakan, katanya, harus mampu mengimbangi kebutuhan tersebut.

Kontribusi Perpajakan Industri Naik Signifikan

Dalam pertemuan Selasa (6/5/2026), Kepala Bea Cukai Morowali Muhariadi Angkat memaparkan fasilitas fiskal yang diberikan ke sektor industri untuk mendongkrak produksi dan investasi. Bersama Kantor Pajak, kedua institusi juga menunjukkan kontribusi penerimaan negara yang berasal dari booming industri Morowali.

Fokus sinergi adalah memastikan penerimaan ini tidak hanya mengisi kas pusat, tetapi juga menjadi tumpuan pembiayaan daerah yang kredibel dan berkelanjutan. Koordinasi antara ketiga pihak — Bea Cukai, Pajak, dan Pemkab — menjadi kunci menjaga iklim usaha tetap kondusif tanpa mengorbankan kesejahteraan warga lokal.

Pemberantasan Barang Ilegal Jadi Titik Temu

Muhariadi menekankan peran Bea Cukai tidak hanya memfasilitasi industri legal, tetapi juga menekan masuknya barang kena cukai ilegal ke pasar Morowali. Menurutnya, barang ilegal bukan sekadar merugikan negara dalam hal penerimaan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.

Pemberantasan terhadap barang ilegal disepakati sebagai prioritas bersama. Langkah ini diharapkan menjaga integritas penerimaan yang sah sekaligus melindungi konsumen lokal dari produk beredar tanpa jaminan kualitas.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: bedahnusantaraindonesia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top