Disnaker Kabupaten Morowali bersama PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menggelar bursa kerja selama dua hari bagi ratusan pencari kerja. Sebanyak 769 pelamar tercatat mengikuti proses seleksi yang berlangsung di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Morowali. Agenda ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja di sektor industri.
Pemerintah Kabupaten Morowali terus berupaya menekan angka pengangguran melalui kolaborasi strategis dengan sektor swasta. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Morowali menggandeng raksasa industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam gelaran job fair terbaru. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Morowali ini menjadi magnet bagi ratusan pencari kerja di wilayah tersebut.
Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan tenaga kerja industri yang terus meningkat di Sulawesi Tengah. Selama dua hari pelaksanaan, tercatat sebanyak 769 pelamar antusias mengikuti rangkaian seleksi. Inisiatif ini memangkas jarak antara penyedia lapangan kerja dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan secara langsung dan transparan.
Kepala Disnaker Morowali, Ahmad, menegaskan bahwa job fair ini merupakan bentuk inovasi pelayanan publik di sektor ketenagakerjaan. Pemerintah daerah berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan kualifikasi pelamar dengan standar kebutuhan perusahaan.
"Pada penyelenggaraan job fair ini kami kembali berkolaborasi dengan PT IMIP. Selama dua hari, tercatat 769 pelamar ikut," ujar Ahmad saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (4/5).
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas rekrutmen. Ahmad menambahkan, akses seluas-luasnya diberikan kepada masyarakat agar proses perolehan pekerjaan menjadi lebih mudah. Di sisi lain, perusahaan seperti PT IMIP juga diuntungkan karena mendapatkan kandidat yang telah tersaring melalui koordinasi pemerintah daerah.
Industri di Morowali yang berkembang pesat menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang siap pakai. Melalui bursa kerja ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa pertumbuhan industri berdampak langsung pada kesejahteraan warga lokal. Penempatan seleksi di Gedung BLK juga memberikan sinyal kedekatan antara pelatihan vokasi dengan penempatan kerja nyata.
Inovasi di sektor ketenagakerjaan akan terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Morowali. Hal ini dilakukan guna mendukung ekosistem industri yang dinamis sekaligus mempercepat proses rekrutmen. Kehadiran ratusan pelamar dalam dua hari menunjukkan tingginya serapan pasar tenaga kerja terhadap posisi-posisi yang dibuka oleh PT IMIP.
Bagi pencari kerja yang belum berkesempatan mengikuti agenda ini, informasi lengkap mengenai lowongan kerja di wilayah Morowali dapat diakses melalui website resmi Disnaker Kabupaten Morowali atau saluran informasi resmi PT IMIP. Pastikan dokumen administrasi seperti KTP, ijazah, dan sertifikat keahlian telah disiapkan untuk agenda rekrutmen berikutnya.
Persiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan teknis agar mampu bersaing dalam bursa kerja industri skala nasional.