Fabio Di Giannantonio Diincar Honda dan KTM Usai Ducati Tolak Naik Gaji

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:24:17 WIB
Fabio Di Giannantonio menjadi incaran Honda dan KTM setelah Ducati menolak kenaikan gajinya.

Fabio Di Giannantonio menjadi komoditas panas bursa transfer MotoGP 2027 setelah permintaan kenaikan gajinya ditolak mentah-mentah oleh Ducati. Rider VR46 Racing Team ini kini menduduki peringkat ketiga klasemen sementara musim 2026 dengan koleksi 71 poin. Situasi buntu dengan Borgo Panigale membuat Honda, KTM, hingga Trackhouse Racing mulai bergerak mengamankan tanda tangan pembalap asal Italia tersebut.

Rider Ducati Terbaik di Klasemen MotoGP 2026

Performa Fabio Di Giannantonio pada awal musim 2026 benar-benar di luar ekspektasi. Hingga seri keempat, pembalap yang akrab disapa "Diggia" ini kokoh di posisi ketiga klasemen sementara. Ia berhasil mengumpulkan 71 poin dan menjadi penunggang Desmosedici dengan peringkat tertinggi saat ini.

Diggia sukses mengungguli nama-nama besar di internal Ducati. Saat ini, ia hanya terpaut 30 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi (Aprilia), dan berselisih tipis 11 angka dari Jorge Martin. Tren positif inilah yang memicu sang agen, Diego Tavano, untuk menuntut apresiasi lebih dari pabrikan Borgo Panigale.

Meskipun sudah mengantongi kontrak pabrikan untuk 2025, masa depan Diggia setelah itu masih abu-abu. Ducati kabarnya enggan memenuhi permintaan kenaikan gaji dan status pembalap pabrikan penuh di VR46. Celah negosiasi yang mandek ini langsung dimanfaatkan oleh para pesaing.

Statistik Fabio Di Giannantonio hingga Seri Keempat 2026

  • Peringkat Klasemen: 3
  • Total Poin: 71 poin
  • Selisih dari Puncak: 30 poin (Marco Bezzecchi)
  • Status Kontrak: Bebas transfer pada akhir musim 2026
  • Tim Saat Ini: VR46 Racing Team

Honda Siapkan Proyek Ambisius untuk 2027

Kabar dari Sky Sports Italy menyebutkan Honda menjadi pihak yang paling agresif mengejar Diggia. Raksasa Jepang tersebut sedang merancang perombakan besar-besaran untuk menyambut musim 2027. Salah satu rencananya adalah menarik Tech3 sebagai tim satelit baru mereka.

HRC bahkan mulai membayangkan skenario "Dream Team" jika berhasil menduetkan Fabio Quartararo dengan Di Giannantonio. Kombinasi juara dunia dan pembalap yang tengah naik daun dianggap sebagai solusi instan untuk mengembalikan kejayaan Honda di kelas para raja.

Namun, Honda bukan satu-satunya peminat. KTM dilaporkan ingin menyatukan kembali Diggia dengan Alex Marquez yang kabarnya sudah sepakat merapat ke pabrikan Austria. Sementara itu, Trackhouse Racing juga memantau situasi karena butuh pengganti sepadan setelah Ai Ogura memutuskan pindah ke Yamaha.

Syarat Mutlak Bertahan di VR46

Prioritas utama Fabio Di Giannantonio sebenarnya tetap bertahan di bawah naungan Valentino Rossi di VR46. Namun, loyalitas tersebut datang dengan syarat yang tidak murah. Diego Tavano menegaskan kliennya layak mendapatkan status pembalap pabrikan seutuhnya dan penyesuaian nilai kontrak yang signifikan.

Jika Ducati tidak segera melunak dalam beberapa pekan ke depan, kepindahan Diggia ke tim rival hampir pasti terjadi. Pergerakan di paddock kini bergantung pada seberapa besar keberanian Ducati untuk melepas pembalap terbaik mereka di klasemen saat ini demi efisiensi finansial.

Persaingan perebutan kursi panas ini diprediksi akan mencapai titik temu sebelum jeda musim panas mendatang.

Reporter: Redaksi
Back to top