Banggai Raya — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendeklarasikan komitmen pada penerapan deep learning sebagai pendekatan pembelajaran yang bermakna.
Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, menyampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes bahwa deep learning menjadi program prioritas untuk memperkuat proses belajar yang lebih bermakna.
Pendekatan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi membangun pemahaman mendalam dan karakter peserta didik. Menteri menekankan perbaikan kualitas pendidikan harus dimulai dari ruang kelas melalui proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara utuh.
Untuk mengakselerasi implementasi pembelajaran mendalam, pemerintah telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis. Paket tersebut mencakup pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi pembelajaran di seluruh nusantara.
Pemerintah juga fokus pada peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, yang menjadi tulang punggung dalam merealisasikan visi pendidikan berkualitas. Di samping itu, penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman ditetapkan sebagai fondasi dalam menciptakan "rumah kedua" bagi murid-murid.
Rangkaian kebijakan pendukung meliputi peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan bidang STEM (Sains, Teknologi, Enjinering dan Matematika) dan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Inisiatif multisektoral ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan komprehensif.
Wagub Reny menutup sambutan dengan menyatakan: "Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerjasama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat."
Dalam kesempatan yang sama, Wagub Reny menerima hasil kreativitas pelajar berupa gambar karikatur dirinya. Dia juga turut menyerahkan piagam penghargaan dan bonus kepada pemenang lomba dalam rangka semarak Hardiknas 2026.
Upacara dihadiri jajaran perangkat daerah, Forkopimda lingkup provinsi, Kepala SMA/SMK dan SLB, pelajar, serta insan pendidikan lainnya, menunjukkan komitmen kolektif daerah terhadap peningkatan mutu pendidikan.